Breaking News:

Palu Hari Ini

Terjadi Kerumunan Jelang Buka Puasa, Dinkes Kota Palu: Serba Salah

Sering terjadinya kerumumnan jelang buka puasa menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kota Palu.

TribunPalu.com/Alan_Sahril
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sering terjadinya kerumunan jelang buka puasa menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kota Palu.

Apalagi pada Senin (19/4/2021) tercatat penambahan 81 kasus baru positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu dr Husaema saat ditemui di ruang kerjanya Jl Balai Kota Utara, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah mengatakan fenomena tersebut menjadi dilema tersendiri bagi masyarakat dan juga Pemerintah Kota Palu.

Kerumunan masih sering terjadi meski Pemda telah mengimbau setiap kepala kelurahan selalu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah.

Baca juga: TPS Hanya Boleh Diisi Sore Hari, DLH Minta Lurah Kontrol Jam Pembuangan Sampah

Baca juga: Jadi Senjata Dulang Keuntungan, PO Bus di Ciputat Naikkan Tarif sejak Diputuskannya Larangan Mudik

Baca juga: Ternyata Pascakerumunan 3000 Orang Langgar Prokes di Sidang Rizieq Shihab, Ada 20 Reaktif Covid-19

"Kan sudah ada surat edaran yang diterbitkan Pak Wali Kota agar pihak kecamatan dan kelurahan sebagai posko terdepan dalam pengawasan, agar mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan saat beraktifitas sehari-hari," kata Husaema Kepada TribunPalu.com, Selasa (20/4/2021) pagi.

Ia menyebut pemerintah Kota Palu sudah berupaya semaksimal mungkin dengan terus menghimbau agar tidak terjadi kerumunan saat jajan makanan untuk berbuka puasa.

"Dengan keadaan ekonomi kita yang belum stabil dan masyarakat sedang berupaya untuk memulihkan prekonomiannya, ini satu sisi kita ingin menegakkan aturan sesuai protokol satu sisi hati kita berbica mengenai upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya," terang Husaema.

Husaema mengatakan, untuk menekan angka penularan Covid-19, perlu kerjasama semua sektor tidak terkecuali penjual dan pembeli jajanan berbuka puasa.

"Inilah yang membuat kita tidak bisa terlalu menekan, namun harus kesadaran dari pembeli dan penjual dalam upaya menekan penularan virus corona," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Alan Sahrir
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved