Sebut Isi Kritik BEM UI Bodoh, Ade Armando: Data-datanya Parah Sekali
Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando menyebut isi kritik BEM UI soal Jokowi King of Lip Service pandir atau bodoh
Tidak hanya itu, Jokowi juga ingat beberapa waktu lalu sempat mendapat julukan 'Bapak Bipang'.
Baca juga: BNN Sayangkan Masih Ada Kepala Daerah Belum Terapkan Program P4GN di Sulteng
Baca juga: Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Dibuka Hari Ini, Simak Jadwal Lengkap, Syarat dan Alurnya
Baca juga: Gempa Tektonik 2,7 Magnitudo Guncang Malei Donggala, BMKG: Dirasakan Sampai Desa Labean
Julukan itu buntut dari ajakan Jokowi yang mengajak masyarakat untuk membeli Bipang Ambawang dalam momen Hari Raya Idulfitri.
Sejumlah pihak menilai pernyataan Jokowi kala itu tidak elok. Sebab, Bipang merupakan singkatan dari babi panggang, makanan khas Ambawang, Pontianak, Kalimantan Barat.
"Kemudian ada juga yang ngomong saya ini bebek lumpuh, dan baru-baru ini ada yang ngomong saya ini Bapak Bipang, dan terakhir ada yang menyampaikan mengenai The King of Lip Service," tuturnya.
Jokowi mengaku tidak mempermasalahkan sejumlah julukan itu. Terkait julukan The King of Lip Service, ia menilai hal itu merupakan bentuk kebebasan berekspresi mahasiswa dalam negara demokrasi.
Karena itu ia meminta pihak universitas untuk tidak menghalang-halangi kebebasan berekspresi para mahasiswa itu.
"Ya saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi. Jadi kritik itu boleh-boleh saja dan universitas tidak apa, tidak perlu menghalangi mahasiwa untuk berekspresi," kata Jokowi.
Namun, Jokowi juga mengingatkan agar dalam melontarkan kritik mahasiswa tidak lupa bahwa Indonesia punya budaya sopan santun.
"Tapi juga ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan," ujarnya.(*)