Apa Itu Batu Ginjal atau Kalkulus Uriner? Ini Jenis, Risiko, Gejala,Komplikasi hingga Pencegahan
Batu ginjal merupakan massa padat yang terbuat dari kristal sebagian orang menyebut jika seseorang kurang minum air putih bisa terjadi batu ginjal.
Makanan tinggi oksalat meliputi:
- Keripik kentang.
- Kacang-kacangan.
- Cokelat.
- Buah bit.
- Bayam.
Namun, meskipun beberapa batu ginjal terbuat dari kalsium maka mendapatkan cukup kalsium dalam makanan sehingga dapat mencegah pembentukan batu.
2. Asam Urat
Jenis batu ginjal ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.
Batu ginjal dapat terjadi pada orang dengan asam urat atau mereka yang menjalani kemoterapi .
Jenis batu ini berkembang ketika urin terlalu asam.
Diet kaya purin dapat meningkatkan kadar asam urin.
Purin adalah zat tidak berwarna dalam protein hewani, seperti ikan, kerang, dan daging.
Baca juga: Apa Itu Congestive Heart Failure (CHF)? Berikut Gejala, Penyebab, Risiko, Serta Pencegahannya
Baca juga: Apa Itu Hari Tasyrik? Ini Amalan-amalan Sunnah dan Larangannya di 3 Hari Setelah Idul Adha
3. Struvit
Jenis batu ini banyak ditemukan pada wanita dengan infeksi saluran kemih (ISK) .
Batu ini bisa berukuran besar dan menyebabkan obstruksi saluran kemih.
Batu ginjal hasil dari infeksi ginjal.
Mengobati infeksi yang mendasarinya dapat mencegah perkembangan batu struvite.
4. Sistin
Batu sistin jarang terjadi.