Tingkatkan Kinerja Kelenjar Tiroid dengan Konsumsi Ketumbar, Simak Manfaatnya Berikut Ini

Berikut kami sampaikan manfaat ketumbar untuk kinerja kelenjar tiroid yang berfungsi sebagai pengatur daya tahan tubuh.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Lita Andari Susanti
TribunBali.com
FOTO ILUSTRASI: Gangguan kesehatan yang disebabkan karena tidak seimbangnya hormon oleh kelenjar tiroid. Anda bisa mengatasinya dengan konsumsi ketumbar. 

"Hormon tiroid memang memiliki banyak fungsi. Pada anak mengatur kecerdasan. Sedangkan pada perempuan memengaruhi keseburan," ungkapnya, dikutip oleh Tribunnews pada Instansi Eka Hospital, Senin (31/5/2021).

Dari bentuknya, tiroid terdiri dari dua jenis yaitu ganas dan jinak.

Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala.
Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala. (pixabay)

Baca juga: Obati Sariawan dengan 2 Cara Berikut, Manfaatkan Air Rebusan Ketumbar dengan Dikumur hingga Dioles

Oleh karenanya, setiap pasien yang datang perlu melakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah gangguan tiroid tersebut jinak atau ganas.

Hal ini yang nantinya menentukan tindakan selanjutnya.

Menurut dr Febriyanto Kurniawan, Sp. B (K) Onk tindakan perlu dilakukan jika pembengkakan terus terjadi pada kelenjar tiroid. Dampaknya menganggu pernapasan hingga saluran pencernaan.

Namun hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah hasil dari diagnosis setelah adanya pemeriksaan.

Kalau jinak dan ukuran kurang dari 1 sentimeter, maka operasi tidak perlu dilakukan.

Menurut dr Febriyanto, tidak semua kelainan tiroid harus dilakukan operasi. Karena banyak alat vital yang berada di sana.

Tenaga medis sangat seletif saat memutuskan tindakan operasi atau tidak. Oleh sebab itu, tindakan operasi harus dilakukan sekali. Jika tidak berisiko terjadi komplikasi.

Setelah operasi pun masih tetap dilakukan pengobatan yang harus dikonsumsi sepanjang hidup pasien. Mengingat kelenjar tiroid telah diangkat, sehingga tidak ada lagi yang dapat menghasilkan hormon yang dibutuhkan metabolisme tubuh.

"Kalau keganasan mewajibkan untuk mengambil semua jaringan teroidnya maka itu ada lanjutan pengobatan. Diharuskan memakan obat tiroid seumur hidup. Tentu saja ada pengawasan terhadap pasien yang telah alami operasi juga," katanya.

(TribunPalu.com/Hakim)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved