Breaking News:

Wisata Sulteng

Ritual Adat Mombowa Tumpe, Proses Pengantaran Telur Maleo dari Batui ke Keraton Kerajaan Banggai

Masyarakat Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menggelar ritual adat Mombowa Tumpe, Kamis (2/12/2021).

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Ritual Adat Mombowa Tumpe di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (2/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Masyarakat Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menggelar ritual adat Mombowa Tumpe, Kamis (2/12/2021).

Mombowa Tumpe dalam bahasa Batui artinya membawa telur Maleo pertama.

Informasi Dinas Pariwisata Sulteng, ritual adat ini rutin digelar setiap tahun di awal Desember.

Menurut tokoh adat setempat, ritual yang sudah berusia 421 tahun ini tidak lepas dari sejarah masa lalu antara masyarakat Batui dan Keraton Kerajaan Banggai di Kabupaten Banggai Laut.

Ritual Mombowa Tumpe bermula dari rumah adat Batui.

Baca juga: Perjalanan Zinidin Zidan yang Viral di Media Sosial, Pukau Anang Hermansyah hingga Diajak Duet

Di rumah panggung itu, petuah adat berpakain merah-hitam dengan ikat kepala merah tengah melakukan prosesi adat.

Di hadapan mereka, ada puluhan telur Maleo yang dibungkus dengan daun Palam.

Setelah prosesi di rumah adat, para petuah berbanjar sembari memegang bungkusan telur Maleo.

Di bagian depan, di samping pria berjenggot panjang beruban, ada sesosok orang tua memegang tombak dan tameng.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved