Tips Atasi Peradangan Ringan dengan Bahan Alami, Salah Satunya dengan Jahe

Peradangan atau inflamsi ringan dapat diatasi dengan berbagai bahan alami mulai dari jahe, teh hijau hingga jahe.

bulgarianspices
Ilustrasi jahe- Berikut sejumlah bahan alami yang dapat membantu mengatasi peradangan. 

TRIBUNPALU.COM - Inflamasi atau peradangan adalah mekanisme pertahanan utama tubuh terhadap infeksi, luka, dan bentuk bahaya lainnya.

Namun, peradangan itu sendiri bisa berbahaya dalam beberapa kasus.

Misalnya, banyak kondisi dapat menyebabkan peradangan tetap tinggi, yang mengakibatkan kerusakan jaringan.

Banyak obat herbal bisa memiliki sifat anti inflamasi.

Melansir dari Medical news Today, berbagai obat anti inflamasi ada untuk membantu mengendalikan peradangan dalam tubuh.

Senyawa alami yang terdapat dalam obat herbal tertentu juga berpotensi sebagai anti radang.

Namun, pengobatan herbal ini nampaknya hanya dapat digunakan untuk inflamasi dengan golongan yang ringan.

Jika inflamasi atau peradangan yang terjadi tergolong berat, Anda perlu mendiskusikannya dnegan dokter terkait.

Untuk membantu mengatasi peradangan nringan, berikut sejumlah obat alami yang dapat Anda gunakan:

Baca juga: Tips Atasi Batuk dengan Menggunakan Bahan Alami, Salah Satunya dengan Jahe

Baca juga: Manfaatkan Jahe dan Kunyit untuk Atasi Gangguan Kesehatan Berikut, Simak Juga Resep Membuatnya

1.  Kunyit

Ilustrasi kunyit untuk bantu atqasi inflamasi.
Ilustrasi kunyit untuk bantu atqasi inflamasi. (Tribun Kaltim)

Makan kunyit dapat membantu mengurangi peradangan pada penderita radang sendi.

Kunyit biasanya berbentuk bubuk kuning dari akar tanaman kunyit.

Ini mengandung bahan kimia yang disebut kurkumin, yang mungkin memiliki sifat anti-inflamasi.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kunyit dapat membantu mengurangi peradangan dan ketidaknyamanan pada penderita radang sendi.

Ia bekerja dengan membatasi produksi molekul yang disebut sitokin, yang menyebabkan peradangan.

Para peneliti terus menyelidiki bagaimana kurkumin mempengaruhi peradangan dalam berbagai kondisi lain, seperti penyakit radang usus.

Curcumin memiliki basis bukti paling substansial untuk efek anti-inflamasi dibandingkan dengan obat herbal lainnya.

Kunyit tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, teh, pasta, dan ekstrak.

 Cara mengonsumsi kunyit akan berbeda-beda, tergantung tujuan penggunaan.

2. Jahe

Khasiat jahe untuk bantu atasi inflamasi.
Khasiat jahe untuk bantu atasi inflamasi. (Tribun Jakarta)

Jahe atau Zingiber officinale merupakan tanaman tropis yang telah lama mendapat tempat dalam pengobatan tradisional.

Jahe mungkin memiliki sifat anti inflamasi.

Ada bukti yang menunjukkan bahwa banyak konstituen jahe dapat membatasi produksi sitokin dan aktivitas enzim siklooksigenase, yang memicu peradangan.

Penelitian telah menemukan bahwa sifat anti-inflamasi jahe dapat berguna dalam mengobati beberapa kondisi, termasuk radang sendi dan nyeri.

Jahe bisa segar atau akar kering. Itu juga bisa datang dalam bentuk tablet, kapsul, dan teh.

3.  Teh hijau

Khasiat teh hijau untuk bantu atasi inflamasi.
Khasiat teh hijau untuk bantu atasi inflamasi. (kompas.com)

Teh hijau memiliki sifat anti inflamasi dan dapat mengganggu proses yang menyebabkan peradangan.

Teh hijau berasal dari daun Camellia sinensis. Penelitian telah menghubungkannya dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti membantu penurunan berat badan.

Teh hijau memiliki sifat anti inflamasi yang dapat mendasari beberapa manfaat kesehatan khusus ini.

Misalnya, ada bukti yang menunjukkan bahwa komponen teh hijau dapat mengganggu proses yang menyebabkan peradangan pada radang sendi.

Studi lain telah menemukan bahwa teh hijau dapat memiliki efek positif pada peradangan pada orang dengan gangguan metabolisme.

Para peneliti menyarankan bahwa itu dapat mendorong efek anti inflamasi ini.

Teh hijau biasanya disajikan sebagai minuman panas atau dingin.

Dimungkinkan juga untuk membeli kapsul, tablet, dan krim yang mengandung teh hijau.

Para ilmuwan telah melakukan banyak penelitian tentang manfaat kunyit sebagai antiinflamasi.

Meskipun mamu meredakan inflamasi namuan, harus mendiskusikannya dengan dokter karena mereka dapat berinteraksi dengan obat tertentu.

Seperti halnya mengonsumsi obat apa pun, ada potensi efek samping dan komplikasi yang terjadi saat mengonsumsi obat herbal.

(TribunPalu.com/Linda)

Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved