Cara Mudah Menanam Jahe di Pekarangan Rumah, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan: Mengobati Pilek & Radang

Jehe adalah salah satu rempah-rempah kaya akan manfaat. Coba tanam dengan cara ini di rumah, rasakan khasiatnya.

Editor: Imam Saputro
bulgarianspices
Foto Jahe. Inilah cara menanam jahe dengan benar di pekarangan rumah, nikmati manfaatnya bagi kesehatan. 

Cara Mudah Menanam Jahe di Pekarangan Rumah, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan: Mengobati Pilek & Radang

TRIBUNPALU.COM - Menanam jahe cukup mudah, namun Anda harus perhatikan dua hal ini untuk hasil dan manfaat yang maksimal.

Jahe adalah tanaman rempah-rempah yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat, baik sebagai bumbu ataupun obat.

Mengutip artikel Tribunnews yang diterbitkan pada 23 November 2021 tentang '5 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan', jahe mengandung gingerols, shagaols dan zat zingerones yang berfungsi sebagai zat antioksidan dalam tubuh.

Jahe juga mengandung vitamin C dan magnesium yang tinggi yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat jahe secara langsung, Anda juga dapat menanamnya sendiri di rumah.

Berdasarkan informasi dari Badan Litbang Pertanian Indonesia, saat menanam jahe Anda perlu paham proses pembibitan dan media tanam.

  • Langkah pertama, Anda harus memilih bibit jahe yang berkualitas.

Tak hanya itu saja, bibit jahe juga harus memenuhi syarat mutu geneitik, fisiologi dan mutu fisik.

Paling tidak, bibit jahe harus memiliki usia 9 hingga 10 bulan.

Baca juga: Daftar Rempah-rempah yang Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh: Ada Jahe, Ketumbar hingga Minyak Zaitun

Khasiat Jahe untuk Kesehatan
Khasiat Jahe untuk Kesehatan (Tribun Jakarta)

Bibit juga harus berasal dari indukan yang sehat tanpa cacat.

Untuk menanamnya, Anda dilarang menanam jahe secara bersamaan dari bibitnya.

Lebih baik Anda mengecambahkan bibit jahe terlebih dahulu.

Caranya Anda bisa menggunakan peti kayu atau bedengan.

Kemudian sebelum ditanam, Anda juga bisa menyeterilkan bibit jahe dari berbagai jenis penyakit tanaman.

Silakan memasukkan bibit jahe ke dalam sebuah karung.

Lalu celupkan ke dalam larutan fungisida selama 8 jam.

Apabila sudah, bibit jahe dapat Anda jemur selama kurang lebi 2 hingga 4 jam sebelum ditanam.

  • Langkah kedua ialah dengan memperhatikan media tanam pada jahe.

Agar hasil panenan jahe Anda maksimal, silakan memperhatikan beberapa syarat tumbuh yang dibutuhkan oleh jahe.

Sesuaikan kesamaan tanahnya agar proses menanam dengan kesamaan media tanam serasi.

Untuk mengolah media tanam jahe, Anda perlu mengawalinya dengan dibak sedalam kurang lebih 30 cm.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan tanah yang gembur dan bersih.

Kemudian biarkan tanah hingga 2 hingga 4 minggu agar gas-gas beracun yang ada di dalam tanah dapat menguap.

Pneguapan gas-gas beracun ini juga berguna untuk menghilangkan penyakit-penyakit dari tanah tersebut.

Apabila lahan untuk menanam jahe memiliki kondisi air yang jelek, Anda bisa membuat bedengan setinggi 20 hingga 30 cm dengan lebar 80 hingga 100 cm.

Baca juga: Ternyata Rempah-rempah Bermanfaat untuk Menurunkan Kadar Trigliserida: Salah Satunya Ketumbar

Manfaat Jahe bagi Kesehatan

1. Bantu turunkan berat badan

Jahe sangat terkenal khasiatnya bagi kesehatan.

Biasanya jahe hanya dibuat sebagai minuman jamu tradisional saja.

Namun perlu Anda tahu bahwa jahe juga memiliki kandungan manfaat untuk menurunkan berat badan.

Melansir dari laman Kompas, terdapat sebuah riset yang meneliti 14 partisipan konsumen jahe.

Pada penilitian ini menunjukkan bahwa jahe memiliki kandungan suplemen yang baik untuk menurunkan berat badan.

Tak hanya itu saja, lemak yang ada di perut Anda juga akan mengalami penurunan yang signifikan.

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, Anda bisa mengonsumsi jahe layaknya jamu tradisional.

Misalnya saja dengan menyeduh wedang jahe atau wedang ronde.

2. Mengatasi peradangan

Jahe atau Zingiber officinale merupakan tanaman tropis yang telah lama mendapat tempat dalam pengobatan tradisional.

Diketahui jahe juga memiliki sifat anti inflamasi karena jahe dapat embatasi produksi sitokin dan aktivitas enzim siklooksigenase, yang memicu peradangan.

Penelitian telah menemukan bahwa sifat anti-inflamasi jahe dapat berguna dalam mengobati beberapa kondisi, termasuk radang sendi dan nyeri.

Manfaat jahe bagi kesehatan tubuh
Manfaat jahe bagi kesehatan tubuh (Kompas)

Baca juga: Daftar Rempah yang Bisa Mengatasi Rasa Nyeri Akibat Rematik: Ketumbar hingga Kunyit

Meski berbagai bahan alami tersebut baik untuk mengatasi peradangan, namun jika Anda memiliki alergi terhadap berbagai bahan tersebut sebaiknya konsultasikan dahulu ke dokter Anda.

Menggunakan bahan yang memicu alergi dapat menimbulkan reaksi alergi seperti gatal, pusing, mual dan lainnya.

3. Mengobati pilek dan flu

Melansir dari laman Medical News Today, jahe bisa membantu mengurangi rasa sakit akibat peradangan.

Oleh karena itu dapat mengatasi sakit penggorokan dan penyakit radang tenggorokan.

Tak hanya untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh, jahe juga bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya.

Misalnya saja mengatasi mual, mengurangi rasa nyeri kronis dan memiliki sifat penurun kolesterol.

Jahe juga bisa mengobati sakit perut dan menjaga kekebalan tubuh saat musim hujan seperti saat ini.

Kandungan dalam jahe di antaranya antimikroba, antibiotik, dan antiinflamasi.

Namun yang perlu diperhatikan, batasi konsumsi jahe untuk perempuan yang sedang hamil.

Konsumsinya juga tidak boleh lebih dari dua gram di setiap harinya.

Anda bisa mengolah jahe menjadi minuman yang menyegarkan tubuh, layaknya wedang uwuh atau wedang jahe.

Tetapi Anda juga bisa menambahkan jahe ke dalam masakan yang Anda buat, misalnya saja dengan membuatnya menjadi jus.

(TribunPalu/Kim)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved