Sulteng Hari Ini

11 Titik BBM Satu Harga di Sulteng Diresmikan, Berikut Lokasinya

Komite BPH Migas, Iwan Prasetya Adhi meresmikan secara serentak 11 lembaga penyalur BBM Satu Harga di Pulau Sulawesi.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Peresmian secara serentak 11 lembaga penyalur BBM Satu Harga di Pulau Sulawesi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,TOUNA - Komite BPH Migas, Iwan Prasetya Adhi meresmikan secara serentak 11 lembaga penyalur BBM Satu Harga di Pulau Sulawesi.

Peresmian dipusatkan di Desa Uekuli, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (2/11/2022) pagi.

Dengan peresmian ini, capaian BBM satu harga tahun sejak tahun 2017 sampai dengan 2021 sebanyak 331 Penyalur BBM Satu Harga.

Kemudian pada Tahun 2022, target pembangunan sebanyak 92 lokasi penyalur BBM Satu Harga dan akan terus dilanjutkan sampai dengan akhir Tahun 2024.

Baca juga: Cerita Nelayan di Pulau Batu Daka Touna Sebelum Ada BBM Satu Harga

"Program BBM Satu Harga ini merupakan salah satu wujud nyata upaya Pemerintah dalam rangka mewujudkan dan melaksanakan sila ke-lima Pancasila yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. khususnya dalam hal ketersediaan, kemudahan akses dan keterjangkauan harga BBM, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) Indonesia," ujar Iwan Prasetya Adhi.

Iwan Prasetya Adhi mengungkapkan, target kumulatif pembangunan penyalur BBM Satu Harga sampai dengan akhir Tahun 2024 adalah sebanyak 583 penyalur BBM Satu Harga.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten, PT Pertamina (Persero) serta seluruh stakeholder terkait yang secara bersama-sama terus mengawal pelaksanaan program ini agar dapat terwujud sesuai dengan target," ungkapnya.

Iwan Prasetya Adhi menyebutkan, peresmian 11 Penyalur BBM Satu Harga tersebar di area Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.

Penyalur BBM Satu Harga yang diresmikan terdiri atas 5 Penyalur di Kabupaten Tojo Una Una, 3 Penyalur di Kabupaten Banggai Laut, 1 Penyalur di Kabupaten Mamasa, 1 Penyalur di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, dan 1 Penyalur di Kabupaten Kepulauan Talaud.

"Sebelumnya, sudah terbangun Penyalur BBM Satu Harga sebanyak 2 Penyalur di Kabupaten Tojo Una Una (2017 & 2020), 2 Penyalur di Kabupaten Banggai Laut (2018 & 2021), 1 Penyalur di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (2021), dan 5 Penyalur di Kabupaten Kepulauan Talaud (2017 & 2018)," sebut Iwan Prasetya Adhi.

Iwan Prasetya Adhi menjelaskan, pelaksanaan Program BBM Satu Harga tentu memberikan manfaat dan dampak positif yang sangat signifikan.

Dimana diantaranya yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi domestik masyarakat.
Kemudian penghematan pengeluaran BBM yang diharapkan diikuti dengan penurunan harga sembako, meningkatkan kualitas Pendidikan dan kesehatan.

Serta diharapkan akan membawa dampak positif bagi perekonomian serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

"Sekali lagi saya sampaikan bahwa, melalui kebijakan BBM Satu Harga ini diharapkan daerah di luar Jawa dapat menikmati BBM yang harganya sama dengan di pulau Jawa sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud serta memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah," imbuhnya

"Mudah-mudahan dengan diresmikannya 11 Penyalur BBM Satu Harga di Wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara, ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, sehingga meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat sekitar. Saya juga mengharapkan kita dapat terus berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini," sambung Iwan Prasetya Adhi. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved