Senin, 27 April 2026

Pilkada Banggai 2024

Sikapi Survei Petahana di Pilkada Banggai 2024, Hamzah Sidiq: Hanya Perang Psikologi

Menurut Hamzah, ukuran Survei bukanlah satu-satunya variabel untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar. 

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
Handover
Juru Bicara Samsul Bahri Mang, Hamzah Sidiq Djibran 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Tim Samsul Bahri Mang menyikapi hasil Survei internal Partai Golkar yang menunjukkan bakal calon bupati petahana, Amirudin Tamoreka, mendapatkan hasil tertinggi di Pilkada Banggai 2024

Juru Bicara Samsul Bahri Mang, Hamzah Sidiq Djibran menyatakan, hasil Survei tidak perlu dipertentangkan karena merupakan hal yang wajar.

"Kalau Survei petahana tinggi itu hal normal di mana-mana, namanya petahana pasti tinggi karena memiliki instrumen yang lengkap untuk mengkapitalisasi sumber daya pemerintahan. Yang jadi pertanyaan kalau surveinya rendah, itu yang luar biasa," ujar Hamzah Sidiq, Senin (22/7/2024).

Menurut Hamzah, ukuran Survei bukanlah satu-satunya variabel untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar

"Ada juga local interest, pendekatan Koalisi Indonesia Maju, dan banyak hal yang bisa menjadi variabel. Kader senior seperti Samsul Bahri Mang juga bisa dipertimbangkan oleh DPP untuk mendapatkan rekomendasi," kata dia.

Baca juga: Ini Alasan Hamzah Sidik Terima Tawaran Juru Bicara Khusus Obama di Pilkada Banggai 2024

Hamzah juga menyoroti pentingnya transparansi dalam Survei yang dipublikasikan.

Dia menilai, Survei harus disertai dengan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan, sehingga publik mendapatkan literasi politik yang baik dan memadai. 

"Kalau hanya sekedar opini, kami juga bisa, tetapi itu tidak membuat kredibilitas kita kuat karena tidak disertai dengan data," tegasnya.

Politisi Partai Golkar yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara itu juga mempertanyakan alasan di balik publikasi survei yang terlambat. 

Hasil survei yang menempatkan petahana tertinggi itu seharusnya dirilis Mei 2024, tetapi faktanya justru diedarkan di Juli 2024.

"Survei tahap awal seharusnya dirilis bulan Mei, tetapi sekarang bulan Juli sehingga kami menilai ini hanya bagian dari perang psikologi. Normal saja kalau ada perang psikologi, justru tidak asyik politik kalau tidak ada perang psikologi," kata Hamzah.

Tim Samsul Bahri Mang menganggap hasil Survei yang menunjukkan petahana tinggi sebagai bagian dari dinamika politik yang biasa terjadi menjelang Pilkada. 

Baca juga: Anti Murad Rebut Rekomendasi PKS di Pilkada Banggai 2024

Diketahui, Samsul Bahri Mang dan calon petahana Amirudin Tamoreka tengah gencar berburu rekomendasi Partai Golkar

Kedua sosok itu memang masuk dalam surat tugas DPP untuk maju di Pilkada Banggai 2024, selain Ketua DPD 2 Partai Golkar Banggai Beniyanto Tamoreka.

Samsul Bahri Mang sendiri diwacanakan akan mendampingi bakal calon Bupati Banggai, Sulianti Murad.(*)
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved