Senin, 4 Mei 2026

Pilgub Sulteng 2024

Keyakinan Anwar Hafid di Pilgub Sulteng dan Koleksi Lukisan SBY

Koleksi lukisan SBY di ruang tamu jadi salah satu penyemangat Anwar Hafid (55), di dua bulan periode krusial Pilkada Gubernur Sulawesi Tengah.

Tayang:
Penulis: Haqir Muhakir |
TribunPalu.com
Koleksi lukisan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di ruang tamu kediaman Anwar Hafid (55), di Jl Sam Ratulangi, Kota Palu. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Koleksi lukisan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di ruang tamu di Jl Sam Ratulangi, Kota Palu, jadi salah satu penyemangat Anwar Hafid (55), di dua bulan periode krusial Pilkada Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) 2024.

Pesaing ketatnya, Ahmad Ali-Karim, ternyata mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), pukul 18.52 WIB, Senin (16/12/2024) malam.

Gugatan hasil penetapan KPU ini, hanya berselang 5 jam sebelum akhir masa pendaftaran gugatan sengkata pilkada, Selasa (17/12/2024) dini hari.

"Lukisan Pak SBY ini saya suka sekali, sebab judulnya "Kuyakin Sampai Disana," ujar Anwar Hafid, soal makna personal lukisan yang dia beli dari lelang tahun 2023 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Lukisan "Pak SBY" yang dimaksud Anwar adalah gambar cat akrilik karya pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lukisan gaya realisme berdimensi 120cm X 50cm itu tentang pemandangan hutan di bibir danau. 

Anwar Hafid juga adalah Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng dua periode 2016-2021 dan 2021-2026. 

Sejatinya Anwar Hafid tiga periode jabat ketua. 

Saat akan mendaftar sebagai kontestan Pilkada Sulteng 2015, bersama Sigit "Pasha Ungu" Purnomo Said, Anwar tetiba dilengserkan jadi ketua DPD melalui surat yang diteken SBY dan Hinca Panjaitan. 

Mayjen TNI (Purn) Geerhan Lantara ditunjuk jadi Plt.

Namun, karena keyakinan menyejahterakan rakyat Sulteng tak pernah padam, ikhtiar politiknya terus berlanjut.

Dia dan Pasha Ungu memang gagal masuk lintasan pertarungan Pilgub Sulteng 2020.

Demokrat, partai yang dibelanya selama 10 tahun saat jadi Bupati Morowali (2007-2018), justru mendukung Rusdi Mastura-Makmun Amir, bersama Nasdem, Hanura, PAN, Perindo, PKB, Golkar, PKS, PPP dan enam parpol non-parlemen. Inilah pemenang.

Sedangkan kontestan Pilgub lainnya, Hidayat Lamakarate-Bartolomeus Tandigala, diusung PDIP, Gerindra, serta PBB.

Anwar Hafid yang hanya mengandalkan Demokrat, butuh dua kursi parlemen, gagal bertarung.

Setahun berikutnya, melalui Demokrat jualah Anwar Hafid berhasil merebut 1 dari 7 kursi parlemen nasional dari dapil Sulawesi Tengah.

Spirit lukisan SBY "Kuyakin Sampai di sana" itu pula, kembali dia tanamkan di periode krusial Pilgub langsung ke-5 Sulteng ini.

"Insyallah, kita bisa dilantik tanggal 7 Februari (2025) nanti," ujar Anwar, saat bersama dr Reny diwawancara TribunPalu.com di sisi kanan lukisan SBY.

Keduanya adalah kontestan peraih 45,0 persen suara  pilkada Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid - Reny Lamadjido.

Mereka harus menambah deposito kesabaran sebelum ditetapkan jadi kepala daerah terpilih.

Doktor Anwar - dokter Reni berlatar birokrat.

Mereka terpaut 7 tahun. Anwar usia 55 sedangkan Reni berumur 62 tahun, pada 17 Desember 2024 mendatang.

Anwar memulai karier sebagai ASN dan lurah di kabupaten Luwu Timur, Sulsel.

Lalu 10 tahun berkarier di kampung kelahiran, Bungku Morowali, sebelum dua periode jadi bupati (2007-2018).

Sedangkan dokter Reni, putri ke-6 dari Gubernur ke-7 Sulawesi Tengah (1986-1996), jaksa senior Abdul Azis Lamadjido (1932-2011).

Di Pilkada lalu, pasangan nomor urut dua ini satu dari tiga kontestan Pilgub provinsi berpenduduk 3.1 juta ini.

Hasil suara sementara yang dilansir KPU Sulteng, Anwar-Reni memperoleh 724.518; atau 45,0 persen suara.

Mereka terpaut  6,5 persen atau sekitar 102.825 suara dengan pesaing sekaligus kerabat dekatnya dari Wosu, Bungku, Morowali, Ahmad Ali.

Pasangan nomor urut 1, usungan koalisi KIM Plus Ahmad Ali dan Karim meraih 621.693 suara (38,6 persen).

Sedangkan petahana gubernur, Rusdi Mastura - Sulaiman Agusto mendapat 16,4 persen atau 263.950 suara. Pasangan ini diusung PDIP. (zil)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved