Warga Minta Kades Mundur
DPRD Parimo: Kami Kawal, Tapi Pemberhentian Kades Harus Ikuti Aturan
Pernyataan itu disampaikannya saat menghadapi ratusan warga Desa Sigenti, Kecamatan Tinombo Selatan, yang melakukan aksi unjuk rasa.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Baca juga: Kuota Haji Sulawesi Tengah 2025 Capai 1.994 Orang, Kota Palu Terbanyak
Massa menyatakan tidak lagi percaya dengan proses investigasi yang dilakukan oleh Komisi I DPRD, Inspektorat, dan Dinas PMD.
"Kami tidak peduli dengan investigasi itu. Yang kami inginkan, Kepala Desa Sigenti mundur," tegas salah satu massa aksi, Rahmatia Zainudin.
Pantauan TribunPalu.com di lokasi, Kepala Desa Sigenti tidak berada di tempat saat aksi berlangsung. Informasinya, kepala desa sedang berada di luar kota.
Ketidakhadiran tersebut makin menyulut kemarahan warga, yang membakar ban bekas di depan kantor desa sebagai bentuk kekecewaan.
Puluhan aparat kepolisian dari Polsek Tinombo Selatan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Mereka membentuk barikade dan mengimbau warga agar menjaga ketertiban. (*)
| Buntut Kekecewaan Warga Sigenti Awalnya Mendukung, Kini Menuntut Mundur |
|
|---|
| Bukan Kantor, Warga Hanya Menyegel Ruang Kepala Desa Sigenti Parigi Moutong |
|
|---|
| Warga Desa Sigenti Parigi Moutong: Kami Tak Peduli dengan Investigasi, Kades Harus Berhenti |
|
|---|
| LIVE Unjuk Rasa Warga Tuntut Kepala Desa Sigenti Parigi Moutong Mundur |
|
|---|
| Breaking News: Bakar Ban, Warga Tuntut Kepala Desa Sigenti Parigi Moutong Mundur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/duyas89yd89a-y89d-yas89-yd89asda.jpg)