Sulteng Hari Ini

Masuk Daftar Provinsi Tertinggi Peredaran Narkoba, Matindas Soroti Pengawasan Pesisir di Sulteng

Anggota DPR RI Matindas J Rumambi menyoroti angka kasus peredaran narkoba di Sulawesi Tengah.

Editor: Lisna Ali
handover
NARKOBA DI SULTENG- Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J Rumambi soroti angka kasus peredaran narkoba di Sulawesi Tengah. Minta untuk semua pihak terlibat baik itu dari TNI, Polda, BNNP, Dishub laut, OKP Daerah dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, Rabu (7/5/2025). 

TRIBUNPALU.COM - Anggota DPR RI Matindas J Rumambi menyoroti angka kasus peredaran narkoba di Sulawesi Tengah.

Pasalnya Sulawesi Tengah termasuk dalam lima besar provinsi dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Indonesia.

Data itu mengacu dari Komjen Pol Marthinus Hukom dalam rapat kerja di DPR RI.

Lima daerah itu rata-rata dengan rincian, Sumatera Utara 6,5 persen, Sumatera Selatan 5 persen, DKI Jakarta 3,3 persen, Sulawesi Tengah 2,8 persen dan Yogyakarta 2,3 persen.

"Jumlah pengguna narkotika di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 3,3 juta, didominasi masyarakat usia produktif antara 15-49 tahun." kata Komjen Pol Marthinus Hukom.

Matindas J Rumambi mengatakan hal ini terjadi akibat banyaknya pelabuhan-pelabuhan kecil di pesisir yang sulit untuk dipantau menjadi pintu masuk peredaran narkoba ke Sulteng.

Baca juga: Kapolres Banggai Pimpin Sertijab Kabagops, Kini Dijabat AKP Muriyanto

Legislator dari PDI Perjuangan ini meminta untuk semua pihak terlibat baik itu dari TNI, Polda, BNNP, Dishub laut, OKP Daerah dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba.

"Bahaya narkoba ini jelas menghancurkan generasi penerus bangsa, merusak masa depan anak-anak kita. Ia berharap semua pihak sama-sama mengawasi lingkungannya mulai dari keluarga, sekolah dan pergaulan disekitar," terang Matindas J Rumambi, Rabu (7/5/2025).

Matindas juga meminta penegakkan hukum yang tegas terhadap kasus penyalahgunaan narkoba.

Diantaranya dengan ini memberikan hukuman maksimal, dan upaya peningkatan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

"Salah satunya meningkatkan pengawasan di daearah pesisir yang menjadi pintu masuk penyelundupan" jelasnya.

Selain itu, anggota DPR RI ini juga meminta agar Kepala Daerah di Sulteng membuat kebijakan untuk lebih mengakomodasi aktifitas kreatif anak-anak muda seperti penambahan area terbuka publik untuk olahraga, sarana kesenian, kegiatan e-sport dan lainnya.

"Anak-anak muda ini harus diberikan ruang untuk menyalurkan hobinya sehingga mereka terlepas dari pengaruh lingkungan yang negatif," tutup Matindas.(*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved