Sulteng Hari Ini

PWI Sulteng Apresiasi Kesepakatan Jakarta Dukung Kongres Agustus 2025

Kongres ini direncanakan digelar di Jakarta paling lambat 30 Agustus 2025, sesuai poin yang tertuang dalam "Kesepakatan Jakarta".

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Istimewa
Sekretaris PWI Sulteng, Temu Sutrisno, mengapresiasi kesepakatan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah positif menuju rekonsiliasi dan pemulihan marwah organisasi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kongres Persatuan yang disepakati dua kubu PWI, masing-masing dipimpin Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang

Kongres ini direncanakan digelar di Jakarta paling lambat 30 Agustus 2025, sesuai poin yang tertuang dalam "Kesepakatan Jakarta".

Baca juga: Tanamkan Peduli Lingkungan Sejak Dini, SKK Migas-Pertamina EP DMF Tanam 2.600 Bibit Pohon di Sekolah

Sekretaris PWI Sulteng, Temu Sutrisno, mengapresiasi kesepakatan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah positif menuju rekonsiliasi dan pemulihan marwah organisasi.

"Pada prinsipnya PWI Sulteng menyambut positif upaya menyatukan dua kubu yang ada. Ini adalah ikhtiar untuk menegakkan kembali nama besar dan kehormatan PWI," ujarnya, Rabu (21/5/2025) via Whatsapp. 

PWI Sulteng juga menyarankan agar seluruh peserta Kongres, khususnya pemilik suara, menandatangani pakta integritas untuk menerima hasil kongres tanpa gugatan. 

Baca juga: Yakup Hasibuan Beri Bocoran ke Roy Suryo terkait Skripsi Jokowi: Lembar Pengesahannya Ada

Langkah ini, menurut Temu, penting agar kongres benar-benar menjadi momentum penyatuan, bukan pemicu konflik baru.

"Pakta integritas ini harus diakta-notariskan sebagai bagian dari keputusan kongres, agar menjadi pegangan hukum dan moral semua pihak," tegasnya.

Baca juga: Terdakwa Oknum TNI Jumran Diduga Kuat Punya Hubungan Asmara Lain Selain Jurnalis Juwita

Ia juga menyampaikan penghormatan atas sikap Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun, yang menunjukkan kerendahan hati dengan bersedia menggelar kongres bersama meski mengantongi legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Kami menaruh hormat kepada Bang Hendry. Harapannya, ini menjadi titik balik bagi PWI untuk kembali melesat sebagai organisasi yang solid dan bermartabat," kata Temu.

PWI Sulteng pun menyampaikan terima kasih kepada anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi, yang menjadi mediator dalam negosiasi antara Hendry dan Zulmansyah, yang berlangsung selama sekitar empat jam pada Jumat malam (16/5/2025) di Jakarta.

Baca juga: Gubernur Sulteng Hadiri Sarasehan Geopolitik Global di Gedung MPR RI

Negosiasi tersebut menghasilkan dokumen resmi bernama "Kesepakatan Jakarta", yang berisi komitmen kedua belah pihak untuk menyelenggarakan Kongres Persatuan, menyudahi konflik, serta membuka pencalonan Ketua Umum secara inklusif bagi seluruh anggota biasa PWI.

Temu berharap Kongres Agustus mendatang menjadi awal baru bagi PWI untuk kembali solid di tingkat pusat maupun daerah.

"Semoga PWI kembali menjadi rumah besar bagi wartawan Indonesia yang profesional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," tutupnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved