Parimo Hari Ini
Pidato Perdana, Bupati Parigi Moutong Ajak Warga Bersatu Bangun Daerah
Ia menyebut jabatan ini sebagai amanah besar dari Allah dan masyarakat yang disampaikan melalui proses demokrasi.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan di DPRD, Rabu (4/6/2025).
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Parigi Moutong. Hadir pula Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Pj Bupati Richard Arnaldo Djanggola dan Wakil Bupati Abdul Sahid.
"Kita telah ketahui bersama bahwa pada Senin, 2 Juni 2025, telah dilakukan pelantikan Kepala Daerah Parigi Moutong," kata Erwin Burase.
Pelantikan tersebut dilakukan di Kota Palu oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, sesuai ketentuan hasil Pilkada serentak tahun lalu.
Ia menyebut jabatan ini sebagai amanah besar dari Allah dan masyarakat yang disampaikan melalui proses demokrasi.
"Menjadi Bupati dan Wakil Bupati adalah semata-mata berkat ridho Allah SWT melalui Pilkada serentak 2024," ujarnya.
Erwin Burase mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu membangun daerah secara bersama-sama dan penuh tanggung jawab.
Sebab menurutnya, pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Setiap pihak memegang peran penting yang saling mendukung dan melengkapi.
Ia menekankan pentingnya kerja kolektif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan pembangunan daerah.
“Marilah kita bergandengan tangan, bahu membahu, dan bersatu membangun daerah yang kita cintai bersama,” ucapnya.
Erwin Burase menyampaikan bahwa masyarakat telah memberikan mandat kepadanya untuk melanjutkan kerja pemimpin-pemimpin sebelumnya.
Para pemimpin terdahulu, kata dia, telah membangun fondasi dan mewariskan nilai-nilai serta capaian bagi Parigi Moutong.
Ia menyebut tugas pemerintah saat ini adalah menjaga dan memperkuat warisan tersebut secara berkelanjutan demi kemajuan daerah.
“Mereka telah meninggalkan dasar-dasar dan jejak kebaikan serta kemajuan masyarakat Parigi Moutong,” kata Erwin.
Ia mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan untuk mempercepat pembangunan daerah secara menyeluruh di segala sektor.
Erwin juga berjanji menjaga kekompakan bersama seluruh komponen masyarakat demi pelayanan publik yang lebih baik.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan pemerintah adalah kunci dari pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
“Semua ini bisa kita lakukan jika kita selalu bersama-sama menjaga semangat kebersamaan,” tegasnya.
Erwin menyatakan komitmennya menjaga kemitraan harmonis bersama DPRD Kabupaten Parigi Moutong selama masa jabatannya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi lintas lembaga baik di tingkat daerah maupun instansi vertikal pusat.
Menurutnya, kolaborasi antar lembaga akan mempermudah koordinasi dan menjamin kelancaran pelaksanaan program pembangunan.
“Mari kita lanjutkan kemitraan harmonis yang telah terbangun dengan segenap anggota DPRD yang terhormat,” katanya.
Selain itu, ia menyebutkan sinergi dengan Kodim 1306, Polres, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Agama akan terus ditingkatkan.
Begitu pula dengan lembaga pemerintah pusat di daerah seperti Kementerian, lembaga pengawasan, serta instansi teknis lainnya.
Menurutnya, pelayanan publik dapat berjalan optimal jika koordinasi dan komunikasi antar institusi berlangsung baik.
“Kita akan tetap menjaga hubungan baik dengan semua unsur Forkopimda dan instansi vertikal,” ujar Erwin.
Ia juga menyampaikan pentingnya kerja sama dengan dunia usaha, LSM, dan organisasi sosial kemasyarakatan di berbagai sektor.
Termasuk partai politik, organisasi keagamaan, kelompok pemuda, pelajar, mahasiswa, dan komunitas perempuan.
Erwin menegaskan bahwa pembangunan harus melibatkan semua elemen masyarakat, tanpa terkecuali.
“Kita akan bangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Parigi Moutong,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Erwin Burase menyinggung pentingnya menyelaraskan pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional.
Ia mengatakan program pembangunan daerah harus mendukung prioritas pembangunan nasional secara sinergis dan berkesinambungan.
Seluruh kebijakan pembangunan juga disesuaikan dengan kebutuhan dan keunggulan lokal yang dimiliki daerah.
“Kami akan jaga konsistensi arah pembangunan dari pusat hingga daerah,” kata Erwin.
Ia menekankan pentingnya penguatan daya saing dan kemandirian ekonomi berbasis pada potensi unggulan yang tersedia.
Menurutnya, seluruh pembangunan harus berpijak pada kekuatan lokal agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah juga menekankan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada rakyat kecil dan mengutamakan pelestarian lingkungan.
“Kami menekankan pembangunan yang memperkuat keunggulan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” jelasnya.
Visi pembangunan Parigi Moutong lima tahun ke depan adalah daerah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Visi itu akan diwujudkan melalui program utama bernama Gerbang Desa atau Gerakan Membangun Desa dari pinggiran.
Gerakan itu akan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan di wilayahnya masing-masing.
“Gerbang Desa adalah gerakan membangun desa dengan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan daerah,” kata Erwin.
Ia menjelaskan bahwa visi tersebut diterjemahkan ke dalam empat pilar pembangunan yang saling terintegrasi.
Pilar pertama adalah bidang kesehatan dengan pendekatan promotif, preventif, dan kuratif berbasis pelayanan menyeluruh.
Tujuannya untuk meningkatkan harapan hidup masyarakat sekaligus menurunkan angka kesakitan dan kematian.
“Kami ingin meningkatkan umur harapan hidup dan menurunkan angka kematian dan kesakitan,” katanya.
Pilar kedua adalah pembangunan pendidikan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Fokus utama pemerintah adalah memperpanjang rata-rata lama sekolah dan meningkatkan harapan lama sekolah masyarakat.
Ia juga ingin menjamin layanan pendidikan menjangkau seluruh wilayah, termasuk desa-desa terpencil.
“Kami akan meningkatkan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah masyarakat,” jelasnya.
Pilar ketiga adalah bidang ekonomi yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi lokal.
Programnya mencakup pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan sektor pariwisata.
Seluruhnya diarahkan untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat dari bawah.
“Kami ingin mendorong pendapatan masyarakat, menstabilkan inflasi, dan memperkuat sektor wisata unggulan,” ujar Erwin.
Pilar keempat adalah reformasi pemerintahan yang berfokus pada penyederhanaan dan percepatan pelayanan publik.
Pemerintah akan menghadirkan layanan publik yang efisien, mudah diakses, dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.
Semua kebijakan akan diarahkan agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“Kami ingin mempermudah, mempercepat, dan mempermurah pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)
Sulawesi Tengah
Parigi Moutong
Bupati Parigi Moutong
Erwin Burase
Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan
Richard Arnaldo Djanggola
Abdul Sahid
Anwar Hafid
| Bertahun-tahun Pinjam Jamban Tetangga, Warga Desa Gangga Parigi Moutong Kini Punya MCK |
|
|---|
| Dikukuhkan Jadi Ayah GenRe, Bupati Parigi Mourong Siap Dampingi Remaja dalam Lima Hak Dasar |
|
|---|
| Pansus DPRD Parimo Keluarkan 10 Rekomendasi, Dorong Evaluasi Proyek hingga Tertib Aset Daerah |
|
|---|
| Puslitbang Polri Evaluasi Kendaraan Dinas di Polres Parigi Moutong |
|
|---|
| PLN ULP Parigi Umumkan Pemadaman Listrik Hari Ini Selasa 15 Juli 2025, Cek Lokasi Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pidato-Perdana-Bupati-Parigi-Moutong.jpg)