Idul Adha 2025
Apakah Boleh Menyimpan Daging Kurban Melewati Hari Tasyrik? Ini Penjelasannya
Namun, ada ketentuan yang perlu dipahami mengenai penyimpanan Daging kurban, terutama saat melebihi Hari Tasyrik.
TRIBUNPALU.COM - Menyembelih hewan kurban adalah salah satu ibadah yang sangat disunnahkan pada Hari Raya Idul Adha.
Menyembelih hewan kurban saat Idul Adha adalah bentuk ibadah dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Namun, ada ketentuan yang perlu dipahami mengenai penyimpanan Daging kurban, terutama saat melebihi Hari Tasyrik.
Baca juga: Tepis Kabar Jemaah Nafar Tsani Tak Dapat Layanan, PPIH Arab Saudi: Hoaks
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah dalam kalender Hijriah.
Jadi, jika Iduladha jatuh pada tanggal 10 Zulhijah, maka Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari berikutnya.
Hukum Menyimpan Daging Kurban setelah Melewati Hari Tasyrik
Mengutip dari laman Dompet Dhuafa, hukum menyimpan daging kurban setelah hari tasyrik sebenarnya boleh, dengan beberapa catatan:
Baca juga: Waspada! Ini Daftar Penyakit yang Biasa Muncul Usai Iduladha
1. Menyimpan untuk Kepentingan Keluarga dan Kerabat
Setelah tiga hari tasyrik, kita diperbolehkan untuk menyimpan sebagian daging kurban, terutama untuk keperluan keluarga atau kerabat yang tidak dapat hadir saat penyembelihan.
Dengan demikian, daging kurban dapat dinikmati dalam beberapa hari setelah Idul Adha.
2. Menyimpan untuk Kemaslahatan Umum
Daging kurban yang disimpan dan diolah lebih lanjut dapat memberikan manfaat lebih lama, misalnya dengan cara mengeringkan atau membuat olahan lain seperti kalengan, kemudian diberikan pada waktu yang tepat.
Hal ini bisa sangat bermanfaat jika ada orang yang membutuhkan, tetapi jaraknya cukup jauh untuk mendapatkan daging segar.
Salah satu contoh yang relevan dengan kondisi saat ini adalah warga Palestina, yang tengah mengalami krisis kemanusiaan.
Mereka sangat kesulitan mendapatkan makanan, dan daging olahan dari kurban bisa menjadi solusi yang sangat membantu mereka.
Rasulullah SAW Sempat Melarang Menyimpan Daging Kurban Setelah Hari Tasyrik
Pada suatu masa di Madinah, saat hari Iduladha tiba, masyarakat mengalami musibah kelaparan yang cukup parah.
Rasulullah SAW, sebagai pemimpin dan pembimbing umat, mengingatkan pentingnya berbagi pada saat-saat seperti ini.
Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar daging kurban dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan.
| Ini 8 Makanan Penurun Kolesterol Usai Santap Daging Kurban |
|
|---|
| Berapa Lama Daging Kurban Bisa Disimpan di Kulkas atau Freezer? |
|
|---|
| 7 Kebiasaan Buruk Setelah Makan Daging Kurban yang Harus Dihindari |
|
|---|
| Benarkah Kambing Lebih Berbahaya dari Dagingnya Dari Sapi? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 6 Ciri Daging Kurban yang Sudah Tidak Layak Konsumsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ILUSTRASI-DAGING-KAMBINGG.jpg)