OPINI
Mindfulness Finansial Solusi Menjinakkan Stres Keuangan
Apakah akan tenggelam dalam badai keuangan. Atau, tetap berdiri tegar walau basah kuyup dan menggigil kedinginan.
Selama ia masih bisa duduk diam. Mendengar suara batinnya. Memeluk momen detik ini juga. Tanpa lari dari kenyataan.
Satu hal yang ia tahu pasti bahwa badai masalah kehidupan boleh datang.
Namun itu tak mempengaruhinya. Ia tetap berdiri tegar. Tak lagi cengeng dan mudah tumbang.
Bagi Lucky, Mindfulness tidak mengubah dunia luar kita.
Ia justru mengubah cara kita berdiri dalam menghadapi dan menjalani bahtera hidup ini.
Di situlah kekuatan hidup itu menyala di antara tarikan napas. Antara kecemasan dan kesadaran.
Di momen itulah, Lucly menemukan kembali dirinya yang sejati.
Bukan sebagai angka. Tapi sebagai manusia biasa.(*)
| Semiotika Pesan Komunikasi Politik JK: Termul Jual, JK Beli |
|
|---|
| Melawan Reduksi Kebenaran di Ruang Siber: Sikap Rektor UMI dalam Menjaga Marwah Negarawan |
|
|---|
| Catatan dari Tanah Poso dan Morut: Menjaga Soliditas Organisasi Lewat Ruang Dialog |
|
|---|
| Ruang Publik dan Intel Sukarela |
|
|---|
| Catatan Kritis KAHMI Sulteng: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Menjawab Kualitas Kesejahteraan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Aslamuddin-Lasawedy-3.jpg)