Senin, 27 April 2026

Parimo Hari Ini

Basarnas: Hujan dan Medan Terjal Hambat Pencarian Korban Longsor di Parigi Moutong

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyebut cuaca hujan menghambat proses pencarian korban.

|
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover
Pencarian korban longsor di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, masih terus dilakukan, Selasa (24/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Pencarian korban longsor di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, masih terus dilakukan, Selasa (24/6/2025).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyebut cuaca hujan menghambat proses pencarian korban.

Baca juga: Bupati Sigi dan Kejari Teken MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Selain cuaca, kondisi medan yang terjal juga menjadi tantangan berat bagi tim di lapangan.

"Kondisi lokasi sangat terjal dan tertutup material longsor yang cukup tebal," ujar Rizal.

Material longsor yang tinggi membuat pencarian menjadi lambat dan cukup berisiko.

Namun, saat ini pencarian mulai lebih mudah karena satu unit ekskavator telah berada di lokasi kejadian.

Dengan bantuan alat berat, tim dapat menggali lebih cepat dan menjangkau area yang tertutup material longsor.

Baca juga: HUT ke-17 Tahun, Anwar Hafid Berikan Hadiah Istimewa untuk Pemkab Sigi

Rizal menjelaskan, tim SAR gabungan masih terus menyisir titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi korban.

Pencarian dilakukan secara hati-hati untuk mencegah longsoran susulan saat hujan masih turun.

Dalam kondisi hujan, tim harus ekstra waspada agar tidak terjadi kecelakaan saat bekerja di lapangan.

Hingga hari ini, tiga jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke posko utama.

Empat korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Baca juga: Anwar Hafid Dukung Program Pemkab Sigi: Sejalan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas Palu, Brimob, dan Polres Parigi Moutong.

Juga terlibat Polsek Tomini, TNI AD, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, serta BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, Tagana, Dinas Kesehatan, aparat kecamatan, dan masyarakat juga ikut mendukung operasi.

Baca juga: Sinopsis Film Karunrung 1995! Kisah Pembantaian Satu Keluarga di Makassar, Tayang 10 Juli 2025

"Koordinasi antar unsur terus dilakukan untuk memastikan pencarian berjalan efektif dan aman," pungkasnya.(*)

(Tribun Breakingnews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved