Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Pendidikan Nilai di Sekolah? Guru Pendidikan Agama?
Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan empati tidak hanya bisa diajarkan secara kognitif, tetapi harus diteladankan.
Oleh karena itu, nilai dan moral bukan sekadar materi pelajaran, melainkan inti dari keseluruhan praktik pendidikan.
Jika pendidikan nilai hanya dibebankan pada guru Agama dan PPKn, maka yang terjadi adalah fragmentasi tanggung jawab moral, padahal siswa mengalami pembelajaran secara menyeluruh.
Baca juga: Netizen Ramai Usulkan Bawa Dimas Anggara ke Barak Militer usai Tampar Keisha Alvaro, Ini Respons KDM
Maka, seluruh guru, apapun mata pelajarannya, harus sadar bahwa mereka adalah agen nilai.
Pendidikan nilai tidak bisa dipisahkan dari proses pembelajaran apa pun—baik itu matematika, seni, olahraga, atau IPS.
Ketika guru menunjukkan integritas, disiplin, dan empati dalam proses pembelajaran, maka mereka telah menjalankan fungsi pendidikan nilai secara nyata.
Maka saya menyimpulkan, semua guru adalah pendidik nilai, dan justru kekuatan pendidikan nilai terletak pada konsistensi nilai yang hadir dalam setiap ruang kelas, bukan hanya pada satu mata pelajaran.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
PPG
| 1.193 Peserta PPG UIN Datokarama Palu Resmi Sandang Gelar Guru Profesional |
|
|---|
| Kunci Jawaban Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 Bahasa Indonesia: TKD Numerasi & Tes Bidang |
|
|---|
| Kunci Jawaban Esai PPG Prajabatan F: Cara Menyelesaikan Tugas Bersamaan dalam Esai 500 Kata |
|
|---|
| Kunci Jawaban Esai PPG Prajabatan F Maksimal 500 Kata: Contoh Keputusan Penting |
|
|---|
| Kunci Jawaban Esai PPG Prajabatan Bagian E: Mengembangkan Ketrampilan dari Orang Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/PPG-GURUR.jpg)