Sulteng Hari Ini
Draft Ranperpres PKUB Dikritik, Matindas Rumambi Anggap Pemerintah Lemah Atasi Isu Kerukunan
Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres) tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama (PKUB) menuai kritik.
Ini adalah langkah fundamental.
Tujuannya agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.
Program moderasi beragama harus dijalankan secara berkelanjutan.
Hal ini agar nilai-nilai tersebut menjadi budaya kerja.
ASN adalah garda depan pelayanan publik.
Mereka harus menunjukkan nilai-nilai toleransi dan anti-kekerasan.
Matindas juga menegaskan pentingnya nasionalisme dan integritas.
"Tidak ada ruang untuk radikalisme di birokrasi," tegasnya.
Peristiwa ini diharapkan jadi evaluasi.
Seluruh lembaga pemerintah harus memperkuat pengawasan internal.
Matindas kembali menyampaikan dukungan penuh untuk aparat.
Ia berharap kasus ini diusut tuntas secara adil dan transparan.(*)
Matindas J Rumambi
Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres)
Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama (PKUB)
Aparatur Sipil Negara (ASN)
PDI Perjuangan
| Penerima Berani Cerdas Dilarang Terima Beasiswa Ganda, Disdik Sulteng Minta Mahasiswa Memilih |
|
|---|
| FGD di Untad, Polda Sulteng Dorong Sinergi Aparat dan Akademisi Perangi Narkoba |
|
|---|
| Radhiyah Putriani Siswi SLB Asal Palu Sabet Juara I Tata Kecantikan LKS Sulteng 2026 |
|
|---|
| PGRI Sulteng Dorong Uji Coba Pembelajaran Bahasa Perancis Sebelum Diterapkan di Seluruh Sekolah |
|
|---|
| Muhammad Safri Apresiasi Gubernur Anwar Hafid Himpun Rp355 Miliar Dana CSR untuk Pembangunan Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Matindas-J-Rumambi-Juli-2025.jpg)