Jaga Ekonomi, LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Mulai 1 Oktober 2025
TBP simpanan rupiah di bank umum turun menjadi 3,50 persen. Sementara di BPR menjadi 6,00 persen.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di angka 2,28 persen. Loan at Risk (LaR) turun ke level 9,73 persen.
LPS juga memastikan cakupan penjaminan simpanan nasabah tetap terjaga di atas 90 persen sesuai amanat undang-undang.
Baca juga: BKPSDM Morowali Tegaskan Larangan Penambahan Honorer Baru
Bahkan pada Agustus 2025, rekening yang dijamin penuh hingga Rp2 miliar di bank umum mencapai 99,94 persen atau 651,58 juta rekening.
Sementara di BPR/BPRS, jumlahnya 99,97 persen atau 15,79 juta rekening.
LPS mencatat suku bunga pasar simpanan rupiah pada September 2025 turun 8 bps menjadi 3,37 persen.
Sedangkan suku bunga simpanan valas turun ke 2,04 persen.
Didik mengingatkan agar bank transparan menyampaikan informasi TBP kepada nasabah melalui berbagai media komunikasi.
“Dalam rangka memperkuat perlindungan dana nasabah serta menjaga kepercayaan deposan, bank harus memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan dalam penghimpunan dana,” pungkasnya. (*)
| Kain Buya dan Motif Khas Palu Makin Diminati, Wastra Sulteng Siap Go Nasional |
|
|---|
| Rakhmat Renaldy: Kekayaan Intelektual Dukung Investasi dan Daya Saing Produk Lokal |
|
|---|
| Wagub Sulteng Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Jaga Produk Lokal |
|
|---|
| Kemenkum Sulteng Matangkan Program MendaKI Bersama Wakil Gubernur |
|
|---|
| Kemenkum Sulteng Sinergi dengan Dispar Palu, Dorong UMKM Daftar Merek dan Perseroan Perorangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG_1561jpeg.jpg)