Siswa Keracunan Makanan MBG
DPRD Parimo Soroti Standar Dapur MBG, Ingatkan Pemerintah Cegah Keracunan Terulang
Anggota Komisi IV DPRD Parigi Moutong dari Fraksi PKB, H. Wardi menilai, persoalan utama dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Wardi mengingatkan, program nasional ini memiliki tujuan besar untuk mendukung gizi anak sekolah.
Namun, tanpa pengawasan ketat, manfaatnya bisa berubah menjadi masalah.
“Program ini luar biasa, tapi kalau dapurnya tidak standar, SDM tidak memadai, dan pengawasan gizinya lemah, justru bisa membahayakan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antarlevel pemerintahan agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.
“Secara vertikal, ada camat, kepala puskesmas, bupati, hingga dinas terkait. Mereka harus duduk bersama membahas masalah ini,” ucapnya.
Menurutnya, miskomunikasi antara pihak-pihak terkait bisa menyebabkan program yang awalnya baik menjadi tidak efektif.
“Jangan sampai program yang bagus berubah tidak baik hanya karena miskomunikasi. Semua pihak harus satu suara,” tambahnya.
Wardi mengingatkan bahwa kasus keracunan bukan hanya terjadi di SMPN 2 Taopa, tetapi juga pernah terjadi di Toboli Barat dan Parigi.
“Yang viral memang di Taopa, tapi sebelumnya juga pernah ada kasus serupa di tempat lain meski tidak sebanyak itu,” ungkapnya.
Baca juga: Rencana Bangun Terminal Tipe A di Bungku tengah, Dishub Morowali Siapkan 4 Hektare Lahan
Ia berharap hasil RDP menjadi langkah awal perbaikan sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Tujuan kita bukan mencari siapa yang salah, tapi mencari solusi agar ke depan tidak terjadi lagi,” tegasnya.
Wardi meminta pemerintah daerah memastikan setiap dapur umum memenuhi standar dan pengawasan lebih ketat terhadap proses penyajian makanan.
“Harapan kami, SPPG bisa berjalan maksimal, dan orang tua tidak khawatir lagi anaknya makan makanan bergizi dari sekolah,” pungkasnya. (*)
| Siswa di Buol Alami Keracunan Diduga Akibat MBG, Kapolres Buol : Masih Proses Uji Lab |
|
|---|
| Penyebab 141 Siswa di Buol Keracunan Masih Diselidiki, Korban Alami Mual dan Sesak Napas |
|
|---|
| BREAKINGNEWS: 141 Siswa di Buol Sulteng Dilarikan ke RSUD Mokoyurli Diduga Keracunan Makanan |
|
|---|
| DPRD Rekomendasikan Penghentian Sementara Program MBG di Parigi Moutong |
|
|---|
| BGN Nonaktifkan Sementara 56 Dapur MBG, 3 dari Sulawesi Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000218992jpg.jpg)