Jumat, 1 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Prabowo Instruksikan Gentengisasi, Rumah hingga Kantor di Banggai Mayoritas Beratap Seng

Gentengisasi disampaikan Prabowo saat Rapar Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). 

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Fadhila Amalia
Alisan/TribunPalu/Alisan
Bangunan beratap seng di destinasi wisata Kilo 5 di Jl Dr Moh Hatta, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (4/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebagian besar bangunan di Kabupaten Banggai, termasuk kantor dan destinasi wisata, masih menggunakan atap seng sejak lama, karena faktor praktis dan biaya.
  • Tempat produksi genteng di Toili tutup pada tahun 2000 setelah gempa, dan warga beralih ke atap seng karena genteng tanah liat yang berat sering ambruk.
  • Hingga saat ini, belum ada surat edaran atau petunjuk teknis terkait pelaksanaan gentengisasi, meskipun wacana tersebut berkembang di tingkat nasional.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Wacana gentengisasi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi pembahasan sampai ke daerah.

Gentengisasi disampaikan Prabowo saat Rapar Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). 

Di sisi lain, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mayoritas menggunakan atap seng sejak lama. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Sigi Sulteng, 5-6 Februari 2026: Potensi Hujan Ringan dan Angin Kencang

Di rumah warga, sekolah, hingga dan perkantoran.

Kantor Dinas Ketahanan Pangan Banggai di Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, yang dibangun tahun 1959 menggunakan seng.

Kini, bangunan di destinasi wisata Kilo 5 di Jl Dr Moh Hatta, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan beratap seng. 

Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) Dinas PUPR Banggai, I Putu Jati Arsana menjelaskan, tempat produksi genteng di Toili tutup tahun 2000. 

Saat itu, ketika gempa warga beralih karena genteng dari tanah liat berat hingga ambruk. 

Baca juga: 2.017 Posbankum Hadir di Sulteng, Gubernur Anwar Hafid: Akses Keadilan Lebih Dekat ke Masyarakat

"Beralih secara massal," tuturnya, Rabu (4/2/2026). 

Untuk menggunakan genteng, kata dia harus dipesan, sedangkan proyek pemerintah punya batas waktu.

"Juga sekarang barang-barang pabrikasi makin mudah," katanya. 

Di sisi teknis, pemasangan genteng harus menggunakan kasau lebih rapat. 

Untuk seng bisa lebih hemat karena jarak kasau lebih lebar. 

"Kerjanya manual, satu per satu," terang Jati. 

Baca juga: Isi Surat Siswa SD di NTT Sebelum Tewas, Keluhkan Tak Punya Buku dan Pena

Ia mengakui sampai saat ini belum ada surat edaran maupun petunjuk teknis terkait gentengisasi. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved