Sulteng Hari Ini
Fraksi PKS DPRD Sulteng Nilai Pemerintah Lamban dalam Penetapan Pergub
Hal itu ia sampaikan mengingat bahwa saat ini dana dari negara untuk Provinsi Sulawesi Tengah kembali mengalami efisiensi.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
"Contoh berani cerdas yang belum bisa di akses penuh oleh anak sekolah di daerah terpencil. Belum lagi masih banyaknya pengangguran," katanya kepada awak media seusai paripurna.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengatakan bahwa angka kemiskinan di Sulteng telah turun ke angka 10,52 persen.
Capaian itu berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada september 2025 di bawah kepemimpinan Anwar Hafid.
Dalam data itu, fokus utama Anwar Hafid dalam menekan angka kemiskinan diantaranya melalui perbaikan 78 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), peningkatan SDM (BERANI Cerdas), dan penataan kawasan kumuh, dengan target penurunan hingga 5 persen. (*)
| Bawa Isu Strategis, 30 Guru di Sulteng Bertolak ke Jakarta Ikuti Konkernas 2026 |
|
|---|
| Baharuddin Sapi’i Pertanyakan Nasib Dana Bagi Hasil 500 Triliun, Apakah Hanya Formalitas? |
|
|---|
| Kritik Tajam Kejati Sulteng, Aktivis Mahasiswa Ahmad Soroti Belum Ada Hasil Kasus Korupsi SR Touna |
|
|---|
| Anggota DPRD Sulteng I Nyoman Slamet Soroti PHK Massal PT GNI, Minta Transparansi Data Karyawan |
|
|---|
| RDP Kasus Kecelakaan Kerja Tambang, Muhammad Safri Desak Cabut Izin PT FMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/wiwik-sultenggg.jpg)