Breaking News:

Ahli Satwa Asal Australia Sebut Buaya Berkalung Ban di Sungai Palu Sulit Ditangkap

Rekan Matt Wright, Chris Wilson, mengakui proses penangkapan buaya berkalung ban di Sungai Palu ini sangat sulit.

TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Salah seorang ahli buaya asal Australia Chris Wilson saat ditemui, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Proses penyelamatan buaya berkalung ban di Sungai Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah masih berlangsung.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah telah membentuk tim satuan tugas (satgas) Penanganan Satwa Liar untuk melepaskan ban yang membelit leher buaya berukuran empat meter tersebut.

Pada 2018 lalu, BKSDA Sulawesi Tengah sempat menggandeng ahli satwa untuk melakukan proses penyelamatan buaya berkalung ban.

Saat itu, BKSDA Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Panji Petualang dan Organisasi Non-Pemerintah (NGO) asal Australia.

Namun, usaha tersebut belum juga berhasil.

6 Terduga Penyalahguna Narkoba di Tatanga, Kota Palu Ditangkap Polisi

Setelah Jalani Observasi Virus Corona di Natuna, Sejumlah WNI Tak Langsung Pulang ke Daerahnya

Betrand Peto Disunat Hari Ini, Ucapannya ke Thania di Atas Kasur Bikin Ruben Onsu Terharu

Di ILC tvOne, Ganjar Pranowo Singgung Politik Identitas, Bagaimana Reaksi Anies Baswedan?

Buaya berkalung ban
Buaya berkalung ban (NANANG/AFP)

Terbaru, BKSDA Sulawesi Tengah menggandeng dua ahli buaya asal Australia untuk bergabung dengan Tim Satgas Penanganan Satwa Liar.

Yakni, Mattew Nicolas Wright atau Matt Wright dan Chris Wilson.

Pada Selasa (11/2/2020) lalu, Tim Satgas Penanganan Satwa Liar memasang perangkap besi yang berisikan umpan dan berukuran 3 x 1,2 meter di sekitar Jembatan Palu II, di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu.

Lokasi tersebut diyakini sebagai tempat buaya berkalung ban kerap menampakkan diri.

BKSDA Sulawesi Tengah juga menggunakan drone untuk mengirim umpan ke tengah sungai agar dapat memancing kemunculan sang buaya berkalung ban.

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved