Breaking News:

Untuk Kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019, Sandiaga Uno Akui Sudah Keluar Uang Banyak

Politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengaku, telah membiayai sebagian besar kampanye untuk pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019.

KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Sandiaga Uno di Jalan Pulombangkeng, Jakarta, Senin (14/10/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengaku, telah membiayai sebagian besar kampanye untuk pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dan pemilihan presiden 2019 lalu.

Menurutnya, keputusan masuk ke dunia politik memang membutuhkan biaya yang besar.

Sehingga, kekayaan akan berkurang jika terjun di dunia politik.

"Yang nonton acara Indy, kalau mau tetap di list (orang terkaya) itu jangan masuk politik."

"Pasti kan menukik tajam setelah itu, politik kan pasti ada biaya," ujar Sandiaga Uno, dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Kamis (12/3/2020).

Beralasan ingin transparan soal dana berpolitik, Sandi berujar pihaknya telah mengeluarkan dana kampanye yang besar.

"Secara terbuka dan transparan kan saya sudah ingin salah satu yang saya ambil adalah ingin berpolitik secara transparan."

"Kemarin waktu Pilgub dan Pilpres, saya danai sebagian besar dari kampanye kita," ungkapnya.

Rela Keluar Duit Lebih, Apa Saja Cara Kaum Jetset di Eropa untuk Lindungi Diri dari Virus Corona?

Minta Warganet Berhenti Bully Anies Baswedan, Sandiaga Uno: Beri Kesempatan Beliau untuk Bekerja

Viral Kisah Mitra Go-Massage Diminta Pelanggan Beri Layanan Plus-plus, Apa Kata Gojek?

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Saham yang dimilikinya pun ikut turun setelah dirinya mengeluarkan dana dalam jumlah yang besar.

"Dan itu semua tercatat di Bursa Efek Indonesia hasil penjualan saham saya."

"Maupun juga di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan laporan penurunan kepemilikan saham," jelas Sandi.

Namun, dirinya menilai itu semua sebagai sebuah konsekuensi yang harus ia ambil.

"Jadi ya udah itu merupakan konsekuensi. Kita enggak usah baperan gitu. Mau masuk politik ya harus siap dengan segala konsekuensinya," katanya.

Dikritik Tak Punya Prestasi selama Pimpin KPK, Firli Bahuri: Itu Cinta dan Peduli kepada KPK

7 Hoaks tentang Virus Corona COVID-19 di Indonesia, Ibu Rumah Tangga hingga Anggota DPD RI Terlibat

Ia menambahkan, politik menjadi tempat baginya untuk mengabdi pada negara.

Sementara itu, dunia usaha menjadi tempatnya untuk mencari keuntungan.

"Kalau mau jadi untung, mau jadi kaya itu tempatnya ya di dunia usaha."

"Kalau mau melayani publik dan berkontribusi kepada bangsa dan negara ya tempatnya di ranah publik, politik," jelas Sandiaga Uno.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta Dikabarkan Positif Terinfeksi Virus Corona, Pusat Latihan Ditutup

Setelah Bertemu Donald Trump, Sekretaris Presiden Brazil Dikabarkan Positif Terinfeksi Virus Corona

Dana Kampanye Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Diberitakan Kompas.com, Kamis (2/5/2019), Sandiaga Uno paling banyak menyumbang dana kampanye dibandingkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Thomas Djiwandono mengungkapkan, Sandiaga menyumbang sekira 60 persen dari total dana kampanye yang disumbangkan oleh pasangan calon.

Namun, Thomas tak dapat merinci secara spesifik berapa besaran dana kampanye yang diberikan oleh Sandiaga.

"Lebih besar Pak Sandi di angka 55, mungkin 58 persen. Beda tipis. Nanti kita break down lagi," kata Thomas.

Selama masa kampanye, pasangan Prabowo-Sandiaga menerima dana kampanye sebesar Rp 213,2 miliar.

Dana kampanye terbesar berasal dari sumbangan pasangan calon, yakni Rp 192,5 miliar.

Selain itu, sumbangan perorangan dari masyarakat sebesar 9,3 miliar, sumbangan kelompok Rp 1,1 miliar dan sumbangan partai politik Rp 4,8 miliar.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (Kompas.com/Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sandiaga Uno Mengaku Telah Keluarkan Biaya Besar untuk Dana Kampanye Pilgub 2017 dan Pilpres 2019

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved