Gantikan Doni Monardo, Letnan Jenderal Ganip Warsito Resmi Jadi Kepala BNPB

Presiden JokoWI resmi melantik Letnan Jenderal Ganip Warsiti sebagai Kepala BNPB di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (25/5/2021).

Handover
FOTO ILUSTRASI: Presiden Joko Widodo resmi melantik Letnan Jenderal Ganip Warsito sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Gantikan Doni Monardo, Letnan Jenderal Ganip Warsito Resmi Jadi Kepala BNPB

TRIBUNPALU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Letnan Jenderal Ganip Warsiti sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (25/5/2021).

Sebelumnya, Letnan Jenderal Ganip WarsitO menjabat sebagai Kepala Staff Umum (Kasum) TNI.

Ia menggantikan kepala sebelumnya Doni Monardo.

Proses pelantikan ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg Nanik Purwanti.

"Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 79/P tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana," kata Nanik.

Baca juga: Matangkan Persiapan Liga 1 dan 2, PSSI Gelar Rapat Bersama Menpora serta Perwakilan Polri dan BNPB

Baca juga: BNPB Sebut Penanganan Korban Dampak Siklon Tropis Seroja di NTT Sudah Optimal

"Dengan rahmat Tuhan YME, Presiden RI menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya, ke-satu dan seterusnya ke-dua mengangkat Letjen TNI Ganip Warsito SE, MM sebagai Kepala Nasional Penanggulangan Bencana," tambahnya.

Setelah membacakan Keppres, pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB yang dipandu oleh Presiden Jokowi.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Ganip.

Di akhir prosesi pelantikan, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan ucapan selamat kepada Letnan Jenderal Ganip Warsito.

 Letnan Jenderal Ganip Warsito didampingi sang istri disampingnya yang mengenakan busana kebaya berwarna merah.

Baca juga: UPDATE Bencana Banjir Bandang NTT, BNPB: 84 Orang Meninggal Dunia, 103 Orang Masih Dinyatakan Hilang

Baca juga: Guna Meminimalisir Kerumunan, BNPB Imbau Korban Banjir NTT Sewa Rumah Saudara

Profil Letnan Jenderal Ganip Warsito

Letjen TNI Ganip Warsito merupakan satu dari 10 Perwira Tinggi TNI yang menerima tanda kehormatan Bintang Dharma dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Desember tahun lalu.

Menurut profil dan biodata Letjen TNI Ganip Warsito yang diwartakan Tribunnews.com, perwira tinggi TNI AD itu lahir di Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 23 November 1963.

Ia menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) (2021-Sekarang).

Ganip, lulusan Akmil 1986 ini berpengalaman dalam bidang infanteri.

Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Asisten Operasi Panglima TNI.

Pendidikan Militer:

- Akmil 1986
- Sussarcabif
- Selapa I
- Selapa II
- Seskoad
- Sesko TNI
- Lemhannas
- Sus Sar Para
- Sus Ops Gab
- Sus Dan Brigif

Baca juga: BNPB Minta Masyarakat Dilibatkan dalam Percepatan Rehab Rekon Pasca Bencana Sulteng

Baca juga: Hijaukan Kawasan Huntap di Sigi, Kepala BNPB Tanam Pohon Trembesi

Riwayat Jabatan:

1. Letnan Dua s/d Kapten

- Danton Kipan D Yonif 527/Baladibya Yudha
- Danton 2 Kipan B Yonif 527/Baladibya Yudha
- Kasi 2/Ops Yonif 527/Baladibya Yudha
- Dankipan C Yonif 527/Baladibya Yudha
- Dankima Yonif 527/Baladibya Yudha
- Dankima Yonif 516/Caraka Hudha
- Pama Rindam V/Brawijaya
- Kaurnik Rindam V/Brawijaya
- Dankijar Rindam V/Brawijaya
- Kasidikpa Pers Pussenif

2. Mayor

- Pamen Pussenif (Dik Seskoad)
- Pabandyaops Sops Kodam IX/Udayana
- Danyonif 741/Satya Bhakti Wirottama

3. Letnan Kolonel

- Dandim 1605/Belu (2003—2005)
- Wadan Rindam IX/Udayana
- Waasops Kasdam IX/Udayana

Baca juga: Kepala BNPB: Pembangunan Huntap Korban Bencana Sulteng Harusnya Sudah Tuntas

Baca juga: BNPB Sebut Pemerintah Sulteng Lambat Tangani Korban Triobencana 2018

4. Kolonel

- Danbrigif 7/Rimba Raya (2009—2010)
- Dirbinsen Pussenif
- Danrindam Jaya (2010—2011)
- Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (2011—2012)
- Dankorsis Seskoad (2012—2013)
- Pamen Denmabesad (Dik Lemhanas)
- Danpuslatpur Kodiklat TNI AD (2013—2014)

5. Brigadir Jenderal

- Dirlat Kodiklat TNI AD (2014—2015)

6. Mayor Jenderal

- Pangdivif 2/Kostrad (2015—2016)
- Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI[5] (2016)
- Pangdam XIII/Merdeka (2016—2018)
- Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI (2018)
- Asops Panglima TNI (2018—2019)

7. Letnan Jenderal

- Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III (2019-2021)

- Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) (2021-Sekarang)

Diketahui, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyematkan tanda kehormatan Bintang Dharma kepada sepuluh Perwira Tinggi TNI, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/12/2020).

Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Dharma kepada Perwira Tinggi TNI tersebut berdasarkan Keppres Nomor 67, 88, 103, 120/TK/Tahun 2020, tanggal 6 November 2020.

Tanda Kehormatan Bintang Dharma merupakan penghargaan kepada prajurit TNI atau warga negara Indonesia bukan anggota TNI yang menyumbangkan jasa bhakti dengan melebihi dan melampaui panggilan kewajiban dalam pelaksanaan tugas militer sehingga memberikan keuntungan luar biasa untuk kemajuan TNI.

(TribunPalu.com/Hakim)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved