Rabu, 20 Mei 2026

Cegah Bau Mulut dengan Cara Mudah Ini, Pilih Makanan Sehat hingga Hindari Merokok

Berikut kami sampaikan manfaat memilih makanan sehat dan menghindari merokok untuk mengatasi gangguan mulut seperti bau mulut.

Tayang:
Editor: Imam Saputro
triangledentistry.com
Ilustrasi bau mulut. 

Dokter Sartari meminta kepada masyarakat untuk memperbanyak minum air putih jika ingin menghilangkan bau mulut.

Menyikat gigi adalah salah satu solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi gangguan bau mulut.
Menyikat gigi adalah salah satu solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi gangguan bau mulut. (handover)

Menurutnya, jika kekurangan cairan air putih akan menyebabkan gangguan suasana pada rongga mulut.

Kebutuhan air yang diperlukan oleh tubuh ialah 8 gelas atau 2 liter dalam sehari.

Sehingga Anda harus mempehatikan asupan air yang masuk ke dalam mulut Anda.

Anda juga bisa memperbanyak konsumsi buah-buahan yang mengandung air.

Seperti semangka, jeruk, bengkoang dan sebagainya.

Tak hanya itu, Anda juga bisa rajin menyikat gigi setiap hari minimal dua kali.

Menyikat gigi sangat berguna untuk mengatasi bau mulut.

Baca juga: Waspadai Rasa Lelah yang Berkepanjangan, Bisa Jadi Menandakan Masalah Kesehatan

Baca juga: Tidur Ternyata Bisa Bermanfaat Baik bagi Kesehatan Kulit, Bantu Lawan Jerawat hingga Tunda Penuaan

Bisa jadi bau mulut diakibatkan oleh sisa-sisa makanan yang ada di dalam mulut.

Baiknya menggosok gigi dilakukan minimal dua kali dalam sehari, yakni pagi setelah sarapan dan sebelum bangun tidur.

Selain itu, kegiatan menyikat gigi juga bisa dilakukan kembali saat menjelang tidur.

Sementara itu, Dokter Gigi asal Palu, Dr. drg. Munawir mengatakan jika menyikat gigi adalah kegiatan akhir yang dilakukan sebelum tidur.

"Sikat gigi adalah hal terakhir sebelum tidur. Habis itu tidak boleh makan apapun, kecuali minum air putih," ujarnya pada Jumat (26/3/2021) dalam program SMILE.

Manfaat menyikat gigi tidak hanya untuk menghindari bau mulut saja, tetapi juga bisa menghilangkan plak gigi, mencegah sariawan, serta menghilangkan bakteri lainnya.

Dalam sebuah penelitian yang dilansir Tribun Palu dari laman Tribunnews.com, sebuah riset dari University of Michigan School of Medicine menemukan bahwa sekitar sepertiga spesies bakteri yang ditemukan di lidah akan berkembang.

Namun perkembangan bakteri tersebut hanya di area lidah, atau tidak merembet ke bagian mulut yang lain seperti gigi, gusi atau bibir.

Kuman yang terjebak di lidah inilah yang akan menyebabkan bau mulut serta mempengaruhi indra perasa.

Bakteri yang terlalu banyak bertumbuh di area lidah bisa mengubah warna lidah menjadi kuning, putih bahkan bisa hitam dan nampak berbulu.

(TribunPalu.com/Hakim)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved