Sulteng Hari Ini

HP Disita Karena Dituding Selingkuh, Polwan Polda Sulteng Gugat Atasan Lewat Praperadilan

Saat itu status pemohon tidak jelas, apakah sebagai saksi atau sebagai terlapor atau tersangka atas laporan dugaan Perselingkuhan.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Polisi Wanita (Polwan) bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng bernama Iptu Yenny Yus Rantung menggugat praperadilan Kapolda Sulawesi Tengah.

Gugatan Polwan Itu terkait penyitaan satu unit gawai jenis Iphone 12 Pro milik pemohon, atas dugaan Perselingkuhan.

Informasi dihimpun TribunPalu.com, Pembacaan gugatan dilakukan kuasa hukumnya Yohanes Budiman saat sidang Praperadilan.

Sidang dipimpin Hakim Tunggal Zaufi Amri di Pengadilan Negeri Palu, Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (13/6/2022).

Yohanes Budiman menjelaskan, pemohon pada sekitar pertengahan Desember 2021 mendapat panggilan menghadap Mabes Polri bagian Panit 2 Unit 1 Den A Ropaminal Divpropam Polri.

Baca juga: Polda Sulteng Mulai Operasi Patuh Tinombala 2022, Kenali Jenis Pelanggaran Diincar Polisi

Panggilan itu menurut Yohanes tanpa kejelasan lengkap.

"Pemohon dengan sikap koperatif memenuhi panggilan termohon sebagai atasan, meskipun tanpa surat panggilan resmi tentang materi apa menjadi penyebab sehingga pemohon dipanggil menghadap," ujar Yohanes Budiman.

Yohanes juga memaparkan, ketika pemohon diperiksa untuk dimintai keterangan.

Saat itu status pemohon tidak jelas, apakah sebagai saksi atau sebagai terlapor atau tersangka atas laporan dugaan Perselingkuhan.

"Terkait dengan adanya pemeriksaan pemohon terungkap fakta bahwa yang melaporkan pemohon adalah seseorang dengan inisial ART. Sehingga pemohon bertanya kepada termohon apakah pelapor sudah diperiksa? Hingga kini pertanyaan pemohon kepada termohon tersebut belum terjawab," jelasnya  Yohanes.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh termohon, maka tindakan termohon adalah melakukan penyitaan atas satu unit jenis Iphone 12 Pro.

Selain itu, saat ada sekitar 19 point pokok tertuang dalam gugatan yang dibacakan oleh kuasa hukum Iptu Yenny.

"Pada intinya, pemohon sangat keberatan atas tindakan penyitaan oleh termohon yang senyatanya telah menggunakan cara-cara tidak berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana," ujarnya.

Baca juga: Polisi Ciduk 10 Pengedar dan Kurir Sabu di Palu Barat, 3 di Antaranya Pelajar

Sebelumnya pemohon telah berusaha untuk menghubungi termohon.

Itu dilakukan untuk meminta kejelasan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh termohon.

Sekaligus meminta agar gawai jenis Iphone 12 Pro warna biru IMEI 35 669211 3972917 agar dikembalikan.

"Namun termohon tidak mengindahkan meskipun kuasa hukum pemohon telah menyurati termohon secara resmi. Sehingga pemohon mengajukan permohonan Praperadilan ini untuk mendapatkan kepastian hukum dan keadilan," tuturnya.

Dari gugatan itu kuasa hukum termohon AKP Tirta Yasa Efendi meminta waktu kepada hakim tunggal Zaufi Amri, untuk memberikan jawaban atas gugatan pemohon pada, Selasa (14/6/2022).(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved