Pilgub Sulteng 2024
Rela Lepas Kursi DPR RI, Anwar Hafid Optimis Maju Pilgub Sulteng 2024, Yakin Dapatkan Partai Koalisi
Kandidat Bakal Calon Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menyampaikan hingga kini dirinya terus optimis dan percaya diri dapat bertarung di pemilihan Kepal
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Angelina
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Bakal Calon Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menyampaikan hingga kini dirinya terus optimis dan percaya diri dapat bertarung di pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Hingga kini, Anwar sudah mendapatkan rekomendasi Demokrat sebanyak 8 kursi dan Partai Bulan Bintang sebanyak satu kursi.
"Berarti saya sudah mengantongi sebanyak 9 kursi, berdasarkan syarat minimal harus mencapai 20 persen. Inilah yang saya sementara ikhtiarkan, mohon doa semuanya mudah-mudahan bisa mencukupi target tu sampai dengan saat pendaftaran nanti," ucapnya kepada TribunPalu.com, Kamis (20/6/2024).
Ia mengungkapkan, adapun partai-partai yang sedang dijajakinya untuk menjalin koalisi yaitu PKB, PKS, Perindo, PPP dan Hanura.
Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Lokasi Diduga Sarang Peredaran Narkoba di Palu Digerebek
Ketua Demokrat Sulteng itu berharap, dari 5 partai yang sedang dilobinya, ada satu partai dapat menjalin koalisi di Pilgub Sulteng 2024.
Sebelumnya Anwar Hafid pernah bertarung di Pilgub Sulteng bersama Sigit Purnomo Said atau Pasha 'Ungu' pada tahun 2020.
Namun gagal tidak dapat memenuhi syarat dukungan 20 persen atau setara dengan 9 kursi DPRD.
Dengan melihat pengalaman sebelumnya, ia mengakui pada tahun ini sangat berbeda dan cukup keras karena situasi pemilihan dilakukan secara serentak.
Hal itu membuat konstalasi politik nasional maupun di daerah itu sangat berpengaruh.
"Termasuk dipusat karena yang memberikan kewenangan rekom itu ada di pusat. Pusat sekarang sedang melihat petanya, inilah yang menjadi salah satu kendala kalau kemarinkan tidak semua melaksanakan Pilkada sehingga partai-partai juga tidak terlalu fokus. Sekarang ini baru selesai Pilpres jadi koalisi Pilpres ini masih sangat solid, sehingga sedikit dinamikanya lebih tinggi daripada 2020 lalu," jelas Anwar Hafid.
Meski demikian, Partai Demokrat menjadi koalisi pemenang Pilpres, peluang besar untuk mendapatkan dukungan 20 persen itu dibandingkan tahun 2020.
Pria kelahiran 14 Agustus 1969 itu, terus terus yakin maju sebagai calon gubernur Sulteng dan terus melakukan sosialisasi di masyarakat secara merata.
Menurutnya, relawannya di berbagai daerah di Sulteng sampai hingga saat ini masih solid untuk terus bekerja memperjuangkan pasangan Berani merupakan singkatan dari Bersama Anwar-Reny.
"Di samping itu tentunya di era digital ini kita juga mengandeng para influencer yang ada di Sulteng untuk terus melakukan sosialisasi secara maksimal dan merata. Kemudian juga kita tentunya sudah memiliki tim-tim di lapangan sudah siap, yang akan kita gerakan ke depan lagi adalah mesin partai," bebernya.
| KPU Sulteng Segera Tetapkan Gubernur Terpilih Pascaputusan Mahkamah Konstitusi |
|
|---|
| Pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Ajukan Gugatan Hasil Pilkada Sulteng ke Mahkamah Konstitusi |
|
|---|
| Terkendala di Ambang Batas, Andri Gultom : MK Pernah Kabulkan Diluar Syarat Formil |
|
|---|
| Eks Komisioner KPU Sebut Gugatan Tak Relevan, Andri Gultom: Materinya Jangan diambil dari Tiktok |
|
|---|
| Paslon Ahmad Ali dan Abdul Karim Gugat Hasil Pilgub Sulteng ke Mahkamah Konstitusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kandidat-Bakal-Calon-Gubernur-Sulteng-Anwar-Hafid-ds.jpg)