DPRD Sulteng

Wakil Ketua II DPRD Sulteng Gelar Korkom di Parigi Moutong, Sampaikan Ini Pada Pemkab

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah yakni Zalzulmida Djanggola mengadakan pertemuan Koordinasi dan Komunikas

Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah yakni Zalzulmida Djanggola mengadakan pertemuan Koordinasi dan Komunikasi (Korkom) pada Kamis (27/06/2024).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah yakni Zalzulmida Djanggola mengadakan pertemuan Koordinasi dan Komunikasi (Korkom) pada Kamis (27/06/2024). 

Kegiatan Korkom ini berlangsung di Kantor Bupati Parigi Moutong, Jl Kampali, Desa Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kunjungan rombongan korkom ini di pimpin oleh wakil ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yakni Zalzulmida A Djanggola, beserta kepala bagian persidangan dan perundang-undangan DPRD Prov Sulteng, dampingi oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Parimo Faisan Badja.

Rombongan itu diterima oleh Asisten I Bupati parigi Moutong, Adrudin Nur.

Baca juga: PLN UPT Palu Luncurkan Bagian Khusus Tangani Pemeliharaan Tanpa Pemadaman Listrik

Kegiatan itu dihadiri pula oleh Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian serta perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan beserta para staf masing-masing dinas.

Pertemuan yang dibuka oleh Asisten I Bupati Parigi Moutong Adrudin Nur, ini bertujuan untuk menyelaraskan program-program yang didanai oleh provinsi dengan program di kabupaten. 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua II DPRD Sulteng, Zalzulmida A. Djanggola, menekankan pentingnya koordinasi untuk menghindari tumpang tindih pendanaan dan memastikan program dapat terealisasi dengan baik di lapangan.

“Usulan kegiatan tahun 2025 sudah masuk dalam Rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) dan telah diperhitungkan serta dialokasikan. Kami mengevaluasi kegiatan ini untuk memastikan tidak ada masalah di lapangan dan agar program dapat terealisasi dengan baik," ujar Zalzulmida.

Sementara itu Asisten I, Adrudin Nur menyatakan perlunya edukasi kepada masyarakat terkait bantuan agar dapat berkelanjutan.

Adapun Kepala Dinas Peternakan Parimo, Arman mengatakan bantuan yang belum bersinergi dengan baik dan pentingnya database untuk menghindari kesenjangan serta memastikan bantuan tepat sasaran. 

Arman juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi (monev) yang maksimal serta pengembangan teknologi seperti inseminasi buatan dan transfer embrio pada sapi untuk meningkatkan populasi.

Baca juga: Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2024 Resmi Bergulir di Banggai, Lombakan 4 Cabang Olahraga

Kepala Dinas Pertanian Parimo juga menyoroti kondisi darurat pangan akibat perubahan iklim El Nino yang diperkirakan terjadi dari bulan Juni hingga September. 

Kadis Pertanian itu juga menyampaikan bahwa ada tiga program darurat pangan yang diinstruksikan secara nasional: pompanisasi untuk membantu pengairan sawah, optimasi lahan dengan pengembangan area tanam, dan padi gogo. 

Ia juga menambahkan verifikasi kelompok penerima dilakukan melalui sistem penyuluhan (simluh) agar tepat sasaran.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved