Rabu, 20 Mei 2026

Pilgub Sulteng 2024

Koordinator Koalisi Berani Sulteng Minta Polisi Kejar Dalang Penyebar Kampanye Hitam Anwar Hafid

Wakil Ketua Demokrat Sulteng itu mengimbau seluruh pendukung pasangan Anwar Hafid-Reny Lamadjido untuk tidak terpancing dan tetap solid

Tayang:
Penulis: Haqir Muhakir | Editor: mahyuddin
HANDOVER
Koordinator Koalisi Berani Sulteng Ronald menyebut selebaran Kampanye hitam yang beredar jelang pencoblosan merupakan bentuk penodaan terhadap demokrasi. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Koordinator Koalisi Berani Sulteng Ronald menyebut selebaran Kampanye hitam yang beredar jelang pencoblosan merupakan bentuk penodaan terhadap demokrasi.

"Ini adalah cara-cara yang kurang terpuji karena apa yang dituduhkan adalah fitnah dan itu sangat tidak beradab.
Kami meminta kepada Bawaslu bersama aparat kepolisian untuk mengusut tuntas Kampanye Hitam itu dan menindak pelakunya sesuai aturan berlaku," ucap Ronal via Whatsapp, Sabtu (23/11/2024).

Wakil Ketua Demokrat Sulteng itu mengimbau seluruh pendukung pasangan Anwar Hafid-Reny Lamadjido untuk tidak terpancing dan tetap solid memenangkan pasangan nomor urut dua.

"Mari jaga pesta demokrasi ini tetap riang gembira dan tidak ternodai dengan Kampanye Hitam dan politik uang," ujar Ronald.

Baca juga: Selebaran Kampanye Hitam Anwar Hafid Bertebaran di Jalan, Elite Demokrat Sulteng: Senyumin Saja

Sebelumnya, calon Gubernur Anwar Hafid diterpa Kampanye Hitam jelang pencoblosan Pilgub Sulteng 2024.

Kampanye Hitam itu berupa selebaran bertuliskan "Koran Berani".

Sampul selebaran itu mencantumkan foto Anwar Hafid dan istri dengan judul besar "Menguak Kebohongan & Kasus Hukum Anwar Hafid."

Selebaran itu pun bertebaran di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Parigi Moutong.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved