Rabu, 22 April 2026

Sulteng Hari Ini

Ekspor dan Impor Sulteng Alami Penurunan pada Januari 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat bahwa nilai ekspor Sulawesi Tengah pada Januari 2025 mencapai US$1.709,61 juta. 

Editor: Regina Goldie
Tangkapan Layar Laporan Statistik BPS Sulteng
PENURUNAN EKSPOR DAN IMPOR SULTENG - Sulawesi Tengah mengalami penurunan signifikan Ekspor maupun Impor periode Januari 2025. 

TRIBUNPALU.COM - Sulawesi Tengah mengalami penurunan Ekspor maupun Impor periode Januari 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat bahwa nilai ekspor Sulawesi Tengah pada Januari 2025 mencapai US$1.709,61 juta. 

Angka ini mengalami penurunan sebesar US$353,72 juta atau 17,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Kontribusi terbesar terhadap ekspor berasal dari sektor besi dan baja, yang mencatat nilai ekspor sebesar US$1.025,03 juta, atau 59,96 persen dari total nilai ekspor.

Baca juga: Polsek Kulawi Beri Bantuan di Bulan Suci Ramadan untuk Warga Sigi

Besi dan baja tetap menjadi komoditas utama yang diekspor dari Sulawesi Tengah, dengan total nilai mencapai US$1,02 miliar. 

Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor utama, menyerap barang senilai US$832,09 juta atau 48,67 persen dari total ekspor. 

Diikuti oleh Taiwan dengan nilai ekspor sebesar US$208,96 juta (12,22 persen), Korea Selatan sebesar US$136,53 juta (7,99 persen), dan Vietnam sebesar US$94,10 juta (5,50 persen). 

Sementara itu, nilai ekspor ke negara tujuan lainnya jika dijumlahkan tidak mencapai 10 persen.

Baca juga: Dekranasda Sulteng Dibawah Kepemimpinan Sry Nirwanti Fokus Digitalisasi UMKM

Pelabuhan Bahodopi berperan signifikan dalam ekspor, dengan kontribusi mencapai US$1.160,22 juta atau 67,86 persen dari total nilai ekspor.

Di sisi lain, total impor Sulawesi Tengah pada bulan yang sama tercatat sebesar US$616,15 juta, mengalami penurunan sebesar US$299,76 juta atau 32,73 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Kontribusi terbesar dalam impor berasal dari bahan bakar mineral, yang mencapai US$127,21 juta atau 20,65 persen dari total nilai impor. 

Pelabuhan Morowali juga berkontribusi besar, dengan nilai impor mencapai US$602,36 juta atau 97,76 persen dari total nilai impor.

Baca juga: Sry Nirwanti Bahasoan Resmi Dilantik Jadi Ketua Dekranasda Sulteng

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved