BPJS Kesehatan
JKN Permudah Akses Terapi bagi Anak Down Syndrome, Lani Rasakan Manfaatnya
Lani membagikan kisah perjuangannya mendampingi anak semata wayangnya yang didiagnosis mengidap down syndrome sejak bayi.
“Saya melihat perkembangan yang cukup signifikan. Dulu anak saya sulit sekali memahami instruksi sederhana, sekarang perlahan mulai bisa merespon dan menunjukkan ketertarikan terhadap lingkungan sekitar. Artikulasi bicaranya juga mulai membaik, meskipun masih terbatas,” ungkap Lani.
Down syndrome merupakan kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya mengalami keterlambatan perkembangan dan gangguan kecerdasan.
Gejalanya bisa dilihat dari ciri fisik seperti ukuran kepala kecil, mata yang miring ke atas, telinga kecil, dan kelainan bentuk tangan.
Baca juga: Zaskia Gotik Aqiqah Anak Ketiga, Ungkap Makna Nama Putranya
Selain itu, anak dengan kondisi ini juga sering mengalami keterlambatan dalam berbicara, berjalan, hingga membaca dan berhitung.
Meskipun tidak bisa disembuhkan, anak dengan down syndrome tetap dapat tumbuh dan berkembang secara optimal jika mendapatkan intervensi dan terapi sejak dini.
Inilah yang membuat Lani sangat bersyukur dengan keberadaan Program JKN, yang telah menjadi penyokong utama dalam proses terapi anaknya.
“Kalau tanpa BPJS Kesehatan, mungkin saya akan kesulitan untuk membiayai terapi rutin ini. Apalagi terapi okupasi dan wicara itu butuh waktu panjang dan konsistensi. Saya sangat berterima kasih karena semua bisa diakses dengan mudah dan gratis lewat Program JKN,” tambahnya.
Lani juga mengapresiasi kinerja para tenaga kesehatan yang menangani anaknya.
Menurutnya, mereka sangat profesional dan sabar dalam menangani anak-anak dengan kebutuhan khusus. Ia juga mendapat banyak informasi dan edukasi tentang cara memberikan stimulasi yang tepat di rumah.
Baca juga: Kapolda Irjen Pol Agus Nugroho Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama Polda Sulteng dan 5 Kapolres
“Para terapis dan dokter benar-benar memperhatikan setiap detail perkembangan anak saya. Mereka tidak hanya menangani secara teknis, tapi juga membimbing saya sebagai orang tua untuk tetap semangat dan tidak menyerah,” ucapnya.
Di akhir perbincangan, Lani mengajak para orang tua yang memiliki anak dengan kondisi serupa agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.
“Jangan malu dan jangan menyerah. Anak-anak spesial kita butuh dukungan lebih, dan program JKN adalah salah satu bentuk bantuan nyata yang sangat bisa diandalkan. Jangan tunda terapi, karena semakin cepat dimulai, semakin besar peluang perkembangan anak,” tutupnya. (*)
Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN)
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Program JKN
Kota Palu
BPJS Kesehatan Cabang Palu Diskusi Bareng PT Jasa Raharja, Bahas Penjaminan Lakalantas |
![]() |
---|
BPJS Kesehatan Goes to Campus, Edukasi Mahasiswa FKM Untad tentang Pentingnya JKN |
![]() |
---|
Telekolekting Bantu Peserta JKN Bayar Iuran Tepat Waktu |
![]() |
---|
BPJS Kesehatan Sebut Layanan JKN Searah Dengan Program Pemprov Sulteng Berani Sehat |
![]() |
---|
Jawab Keluhan Masyarakat, BPJS Kesehatan Gelar Edukasi Langsung Soal Prosedur Rujukan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.