Rabu, 3 Juni 2026

Parimo Hari Ini

Pernah Tarik Investor Jerman, SIKIM Parimo Tunggu Perbaikan

Fasilitas di SIKIM juga membutuhkan perbaikan, baik sistem maupun bangunan pendukung produksi kelapa.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Faaiz/TribunPalu
Sentra Industri Kecil Menengah (SIKIM) Kelapa Terpadu di Desa Avolua, Parigi Moutong, pernah aktif memproduksi kelapa. Kegiatan produksi berlangsung sekitar tahun 2019 hingga 2021 dengan dukungan alat standar industri. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Sentra Industri Kecil Menengah (SIKIM) Kelapa Terpadu di Desa Avolua, Parigi Moutong, pernah aktif memproduksi kelapa.

Kegiatan produksi berlangsung sekitar tahun 2019 hingga 2021 dengan dukungan alat standar industri.

Baca juga: Tolak Tambang di Lahan Pertanian, Pemkab Parimo: Tidak Ada Langkah Mundur

Bahkan, SIKIM sempat menarik minat investor asing, termasuk investor briket kelapa asal Jerman.

“Waktu itu alat-alatnya sudah standar dan produksi berjalan lancar,” ungkap Kabid Industri Hasil Hutan, Kerajinan, Logam, Mesin dan Aneka Alat Angkut
Disperindag Parimo, Narjan Djibran, Jumat (23/05/2025).

Narjan menyebut SIKIM saat itu menunjukkan potensi besar dalam pengolahan komoditas kelapa lokal.

Namun kini, aktivitas produksi di SIKIM terhenti dan pengelolaan menjadi tidak jelas.

Baca juga: Lomba Karapan Sapi Digelar, 104 Pasang Sapi Adu Cepat di Sigi

Beberapa aset milik pemerintah masih dikuasai pengelola sebelumnya dan harus segera dikembalikan.

“Sudah ada pemeriksaan aset dan beberapa memang harus dikembalikan,” kata Narjan kepada TribunPalu.com.

Fasilitas di SIKIM juga membutuhkan perbaikan, baik sistem maupun bangunan pendukung produksi kelapa.

Disperindag Parimo saat ini hanya bisa menangani perbaikan kecil seperti pembersihan dan perawatan ringan.

“Yang besar-besar belum, kami hanya upayakan perbaikan kecil sementara,” jelas Narjan.

Baca juga: Beasiswa Kerajaan Maroko 2025 Jenjang S1 akan Dibuka 26 Mei, Cek Syarat Pendaftaran

Untuk mengaktifkan kembali SIKIM, Kementerian menyarankan pembentukan UPTD di bawah Pemda Parimo.

Nantinya, UPTD akan bertanggung jawab mengelola dan membuka peluang kerja sama dengan investor.

“Kalau UPTD sudah terbentuk, investor bisa masuk lewat jalur itu,” kata Narjan.

Baca juga: Duga Kematian Ryan Nugraha Tak Wajar, Keluarga Laporkan Oknum Polisi ke Polres Banggai Kepulauan

Ia berharap SIKIM dapat kembali beroperasi dan menarik minat investor lokal maupun asing.

Dengan potensi kelapa Parimo yang besar, SIKIM dinilai strategis untuk mendukung industri hilir daerah.

"Potensi unggulan itu di samping ikan, pertanian, perikanan, perkebunan itu ada kelapa," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved