Kamis, 16 April 2026

Warga Balaroa Tagih Sertifikat

Jarang Hadiri Hajatan Warga, Warga Huntap Minta Wali Kota Palu Copot Lurah

Sang lurah jarang hadir dalam kegiatan sosial masyarakat seperti pesta pernikahan hingga acara duka cita.

Penulis: Robit Silmi | Editor: mahyuddin
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
HUNTAP BALAROA PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemui warga Huntap Petobo yang berunjuk rasa di Kantor Lurah Balaroa, Kota Palu, Kamis (10/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Warga Hunian Tetap (Huntap) Balaroa bukan hanya menuntut penerbitan sertifikat hak milik, tapi juga melaporkan langsung Lurah Balaroa Cristian kepada Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Dalam pertemuan terbuka di Kantor Kelurahan Balaroa, Kamis (10/7/2025), Koordinator Aksi Lasrin menyebut persoalan yang mereka hadapi selama ini tidak pernah diteruskan oleh pihak kelurahan ke pemerintah kota.

"Artinya ini, Pak, informasi terputus di kelurahan, tidak disampaikan kepada Pemerintah Kota,” ujar Lasrin di hadapan wali kota.

Lasrin menilai, Lurah Balaroa tidak pernah menjalin kedekatan dengan warga. 

Baca juga: 181 Warga Huntap Balaroa Palu Mayoritas Pekerja Padat Karya: Mengaku Dipaksa Bayar PBB

Ia menyebut sang lurah jarang menghadiri kegiatan sosial masyarakat seperti pesta pernikahan hingga acara duka cita.

“Lurah tidak pernah bergaul dengan masyarakat. Saat pesta, kedukaan, tidak pernah hadir,” ungkapnya.

Karena sikap tidak peduli, massa aksi meminta agar Lurah Balaroa segera diganti.

Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid berjanji bakal mengevaluasi seluruh lurah di Kota Palu. 

Evaluasi itu akan dilakukan Desember 2025.

“Saya akan lakukan evaluasi terhadap lurah se-Kota Palu pada bulan Desember,” tegas Hadianto.

Ia menambahkan, hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pengambilan keputusan pada Januari 2026, termasuk kemungkinan rotasi atau pergantian lurah yang dinilai tidak menjalankan tugasnya secara maksimal.

"Keputusannya nanti akan kita umumkan pada Januari,” tutur Ketua Hanura Sulteng tersebut.

Warga Huntap Balaroa berharap persoalan sertifikat dan evaluasi kinerja aparat kelurahan bisa ditindaklanjuti dengan serius agar tidak berlarut-larut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved