Donggala Hari Ini
Bedak Tradisional Lingkao Diperkenalkan ke Generasi Muda di Donggala Lewat Workshop
Program ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang mulai jarang ditemui di kalangan generasi muda.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Momen ini menjadi bagian paling dinanti peserta, karena mereka dapat menyaksikan secara detail proses pembuatan bedak yang biasa digunakan untuk bayi dan remaja dalam tradisi Kaili.
Bedak Lingkao sendiri dibuat dari campuran 24 jenis dedaunan dan rempah-rempah.
Selain untuk kecantikan dan perawatan kulit, bedak ini dipercaya memiliki manfaat kesehatan dan telah digunakan turun-temurun oleh masyarakat Kaili.
Ketua Panitia, Mas Intan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap potensi budaya lokal sekaligus mendorong regenerasi pelaku budaya Kaili di Kabupaten Donggala.
"Kami ingin Lingkao tidak hanya dikenal sebagai warisan nenek moyang, tetapi juga menjadi kebanggaan generasi muda Kaili. Harapannya, tradisi ini tetap hidup dan berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai budaya yang diwariskan," ungkapnya. (*)
| Kominfo Donggala Perkuat Sosialisasi Digitalisasi Bansos, Siapkan Sistem Transparan dan Akurat |
|
|---|
| Pemkab Donggala Matangkan Piloting Digitalisasi Bansos, Jadi Satu-satunya Daerah di Sulteng |
|
|---|
| Wabup Donggala Soroti Ancaman Narkoba, Siapkan Pembentukan Satgas |
|
|---|
| Wabup Donggala Sebut Kecamatan Labuan Punya Modal Kuat untuk Lebih Berkembang |
|
|---|
| Sojol Jadi Penyangga Pangan Donggala, Produksi 13.167 Ton Beras per Musim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/adaawr3wq232q32q.jpg)