Sekitar 1.000 Orang yang Nonton Rhoma Irama di Acara Khitanan di Bogor akan Jalani Rapid Test Massal

Para warga dan tamu yang hadir di acara khitanan yang diisi aksi panggung Rhoma Irama di Pamijahan, Kabupaten Bogor akan menjalani rapid test massal.

Istimewa
Penyanyi Rhoma Irama yang manggung di sebuah hajatan sunatan di Pamijahan, Kabupaten Bogor saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional masih berlaku, Minggu (28/6/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Menindaklanjuti acara khitanan yang diisi aksi panggung Rhoma Irama di Pamijahan, Kabupaten Bogor, para warga dan tamu yang hadir akan menjalani rapid test massal.

Rapid test massal dijadwalkan akan digelar pada Selasa, 7 Juli 2020 mendatang.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa tanggal tersebut ditetapkan sambil melihat kesiapan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.

"Selasa (7 Juli 2020). Kesiapan Dinkes kan, karena Dinkes hari ini swab juga, besok juga (tes Covid) di Pasar Ciawi, Senin di Parung, selasa baru kosong," kata Ade Yasin saat ditemui TribunnewsBogor.com di pendopo, Jumat (3/7/2020) sore.

Selain itu, kata dia, tanggal tersebut juga ditetapkan sesuai dengan masa inkubasi 14 hari.

Novel Baswedan Kembali Minta Pelaku Penyiraman Air Keras Dibebaskan, Apa Alasannya?

2 Pasien Covid-19 yang Kabur dari RSUD Anutapura Palu Ternyata Balik Kampung ke Sulsel

Ade mengatakan bahwa total peserta rapid tes warga yang terlibat kerumunan massal di acara panggung raja dangdut di Pamijahan tersebut mencapai 1.000 orang.

"Total peserta mungkin 1.000 mah ada ya," kata Ade Yasin.

Namun, kata Ade, sementara ini ketersediaan alat rapid tes baru tersedia 300 buah.

Sehingga kemungkinan pelaksanaan rapid tes massal di Pamijahan ini akan dilakukan secara bertahap.

"Kemungkinan ketersediaanya ada 300, tapi kita masih cari lagi ya. Ya bertahap lah, bertahap dulu dari lingkungan terdekat dulu. Karena kita masif ya, lagi terus-terusan masif (tes Covid) di pasar-pasar, hampir semua pasar kita rapid," kata Ade Yasin.

Ade menuturkan bahwa tes rapid massal di lokasi hajat yang sempat heboh ini rencananya akan dilakukan di satu tempat namun lokasinya sementara ini masih belum diputuskan.

Sebelumnya, anak tertua pemilik hajat Abah Surya Atmaja, Hadi Pranoto mengaku bahwa pihaknya siap melaksanakan tes Covid-19 massal yang direncanakan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor tersebut.

"Belum menyampaikan secara resmi kepada keluarga untuk tes covid atau warga yang ikut acara itu. Kami akan tunggu, karena itu keberkahan bagi kami masyarakat pegunungan mendapat perhatian dari Gugus Tugas untuk menberikan sentuhan kesehatan dan jaminan terkait Covid-19," kata Hadi Pranoto.

Tanggapi Soal Rhoma Irama Tampil di Hajatan Sunatan, Bupati Bogor Tegas: Proses Hukum Berjalan Terus

Rhoma Irama Sebut Ada Deretan Artis Ibu Kota yang Ikut Bernyanyi di Hajatan Sunatan di Bogor

Dipolisikan Karena Nyanyi di Sunatan, Rhoma Irama Berikan 3 Pernyataan Berikut

Hadi juga mengungkapkan bahwa pihaknya siap membantu anggaran jika Gugus Tugas memiliki keterbatasan anggaran terkait pelaksanaan tes Covid-19 ini.

"Biaya kalau dari Gugus Tugas dan Pemkab tidak bisa mengcover, kami akan siap membantu untuk mencukupinya," kata Hadi Pranoto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved