Amien Rais Temui Jokowi Terkait Kematian Enam Laskar FPI, Ini Dua Poin Penting yang Disampaikan

Amien Rais bersama Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) terkait enam laskar Front Pembela Islam (FPI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Editor: Muh Ruliansyah
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Amien Rais. 

TRIBUNPALU.COM - Amien Rais bersama Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) terkait enam laskar Front Pembela Islam (FPI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (9/3/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Amien Rais dan TP3 menyampaikan dua poin penting terkait kasus kematian enam laskar FPI.

Adapun Jokowi menerima kedatangan mereka dengan didampingi Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara.

"Ini tadi pukul 10.10 WIB baru saja Presiden yang didampingi saya dan Menteri Sekretaris Negara menerima tujuh orang anggota TP3 yang kedatangannya dipimpin oleh Pak Amien Rais," ujar Menko Polhukam Mahfud MD dalam keterangan pers virtual pada Selasa.

Baca juga: Mau Punya Oppo Reno5 Edisi Avengers Limited Edition? Simak Syarat Membelinya di Sini

Baca juga: Langgar Prokes, GPI Laporkan KLB ke Bareskrim Polri, DPD Sultra: Lebih Baik Mati daripada Mundur

Baca juga: 100 Hari Kerja, Wali Kota Palu Bakal Aktifkan Kembali Car Free Day

Selain Amien, tokoh yang ikut bertemu Presiden yakni Abdullah Hehamahua, Marwan Batubara, Kyai Muhyiddin dan tiga orang lainnya.

Poin penting yang disampaikan Amien Rais dan TP3 pada pertemua tersebut adalah tuntutan harus adanya penegakan hukum yang sesuai, serta ancama neraka jahanam bagi pembunuh orang mukmin.

"Pertama, mereka menyampaikan harus ada penegakan hukum sesuai dengan ketentuan hukum. Kedua, ada ancaman dari Tuhan kalau orang membunuh orang mukmin itu ancamannya neraka jahanam," kata Mahfud MD.

Selain itu, ketujuh tokoh juga menyampaikan keyakinan mereka telah terjadi pelanggaran HAM berat atas enam orang laskar FPI.

Baca juga: Berkali-kali Beri Penghargaan untuk Anies Baswedan, Tito Karnavian Dinilai Nebeng Popularitas

Baca juga: Pernikahan Dini di Donggala Tinggi, Dilangsungkan Secara Diam-diam dan Tidak Sesuai Aturan

Baca juga: Hadirkan UMKM di Palu, Dosen Agribisnis Untad ini Mengajar Secara Daring ala Talk Show

Sehingga TP3 menuntut kematian mereka dibawa ke pengadilan HAM.

"Mereka menuntut dibawa ke Pengadilan HAM karena diyakini ada pelanggaran HAM berat. Itu yang disampaikan kepada Presiden," tegas Mahfud.

"Pertemuannya singkat. Tidak sampai 15 menit, bicaranya pendek dan serius. Disampaikan bahwa mereka yakin terjadi pembunuhan dengan cara melanggar HAM berat," tambahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bertemu Jokowi, Amien Rais Minta Kasus Kematian 6 Laskar FPI Dibawa ke Pengadilan HAM

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved