4 Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh: Mengobati Osteoporosis, Sakit Perut hingga Nyeri Haid
Jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, apa sajakah itu?
Studi terbaru mengatakan bahwa jahe lebih efektif daripada plasebo.
Jahe juga sama efektifnya dengan obat-obatan seperti asam mefenamat dan asetaminofen atau ibuprofen.
3. Menurunkan kadar gula dalam darah
Pada sebuah studi tahun 2015 terhadap 41 peserta dengan diabetes tipe 2.
Mereka diberikan 2 gram bubuk jahe per hari untuk menurunkan gula darah puasa sebesar 12 persen .
Ini juga secara dramatis meningkatkan hemoglobin A1c (HbA1c) yang ada di dalam darah.
Perlu Anda ketahui, hemoglobin sebagai penanda kadar gula darah jangka panjang. HbA1c berkurang 10 persen selama 12 minggu.
Baca juga: Tips Atasi Peradangan Ringan dengan Bahan Alami, Salah Satunya dengan Jahe
4. Mengatasi nyeri karena haid
Jahe memang memiliki manfaat untuk meredakan berbagai nyeri, termasuk nyeri haid.
Pada sebuah penelitian pada 2009 lalu, terdapat 150 wanita yang mengonsumsi jahe selama 3 hari pertama sata haid.
Hasil dari penelitian tersebut memamg membuktikan jika jahe bisa mengurangi rasa sakit karena haid.
Bahkan pada studi penelitian terbaru disebutkan bahwa jahe lebih efektif meredakan nyeri haid daripada plasebo.
Dapat diartikan, air jahe memiliki kesamaan dalam penyembuhan rasa nyeri dengan obat-batan seperti asam mefenamat dan asetaminofen/kafein/ibuprofen.
Jahe juga dapat membantu meredakan mual dan muntah untuk orang yang menjalani jenis operasi tertentu.
Selain itu, jahe paling efektif untuk mengatasi mual yang berhubungan dengan kehamilan, seperting morning sickness.
Menurut tinjauan dari 12 penelitian yang melibatkan total 1.278 wanita hamil.
Mereka mengonsumsi 1,5 gram jahe dapat secara signifikan mengurangi gejala mual.
(TribunPalu/Kim)