Kamis, 28 Mei 2026

Pilgub Sulteng 2024

Festival Pilkada Sulteng: Mendorong Peran Aktif Pemuda dalam Demokrasi

Festival Pilkada Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Bijak Pilkada, Ruang Setara (Rasera) Project, dan komunitas

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Festival Pilkada Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Bijak Pilkada, Ruang Setara (Rasera) Project, dan komunitas lokal di Kota Palu, seperti Demi Bumi Palu, Konsorsium Pembaruan Agraria Sulteng, Suara Muda, Trash Ranger Sulteng, Yayasan Rubalang, dan Green Leaders Indonesia, berhasil menarik perhatian ratusan pemuda, komunitas, organisasi, dan LSM.  

Di sisi lain, Shadiq Muntashir, perwakilan Paslon 02 (Berani), menekankan rekam jejak Anwar Hafid, yang telah berpengalaman di berbagai posisi politik. 

"Anwar Hafid, dengan pengalaman sebagai Kepala Desa, Bupati dua periode, hingga anggota DPR RI, memiliki visi untuk menciptakan job center bagi pemuda yang ingin bekerja, serta menjamin pendidikan dan kesehatan bagi generasi muda," ujar Shadiq.

Dalam diskusi tersebut, Doni Moidady menanggapi dengan menyatakan, dengan adanya industrialisasi di sektor nikel dan sumber daya alam lainnya, para kandidat harus hadir dengan gagasan konkret untuk mengatasi tantangan tersebut, terutama konflik agraria yang menjadi persoalan penting di Sulteng. 

"Kami juga mengingatkan agar hak-hak tenaga kerja di sektor industri harus diperhatikan, termasuk jaminan keselamatan kerja," katanya. 

Amardani, dari Demi Bumi Palu, juga menyoroti pentingnya komitmen terhadap isu lingkungan.

"Di tengah pesatnya industrialisasi di Sulteng, para kandidat harus memiliki gagasan untuk menjaga kualitas lingkungan hidup. Isu lingkungan harus menjadi bagian integral dalam setiap kebijakan yang mereka tawarkan," ungkap Amardani.

Dinda, seorang peserta muda, mengajukan pertanyaan yang menggugah tentang solusi konkret dari calon untuk mengatasi kerusakan lingkungan, jaminan pendidikan dan kesehatan, serta meningkatnya angka HIV-AIDS di kalangan kaum muda.

Festival Pilkada Sulteng ini berhasil menciptakan ruang bagi kaum muda untuk lebih aktif dalam proses demokrasi, sekaligus memberi kesempatan untuk mengkritisi dan memberi masukan terhadap calon pemimpin Sulteng. 

Dengan harapan, generasi muda tidak hanya terpaku pada popularitas figur calon, tetapi dapat lebih kritis dalam menilai komitmen dan gagasan mereka.

Acara ini juga merupakan bagian dari upaya aktivasi platform pendidikan Pilkada, bijakpilkada.id, yang memudahkan pemilih, terutama generasi muda, untuk mengakses informasi penting terkait calon kepala daerah dan isu-isu lokal. (*) 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved