Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Abdul Sahid, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta awak media.
Kamis, 2 April 2026
Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu udara di wilayah Parigi Moutong diperkirakan berada pada kisaran 26 hingga 31 derajat Celsius.
Kamis, 2 April 2026
Penemuan mayat itu, sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi setelah kabar tersebut cepat menyebar.
Minggu, 22 Maret 2026
Dari halaman SD Negeri Parigimpuu, anak-anak mulai membentuk barisan rapi sambil menggenggam obor, mengenakan pakaian muslim.
Sabtu, 21 Maret 2026
Suasana penuh keakraban terlihat saat Erwin Burase dan Abdul Sahid melayani permintaan foto dari masyarakat.
Sabtu, 21 Maret 2026
Pantauan di lokasi, sejak pagi hari jemaah mulai berdatangan dan memenuhi area halaman kantor bupati.
Sabtu, 21 Maret 2026
Agenda tersebut dimulai dari pawai takbiran hingga kegiatan silaturahmi atau open house di rumah jabatan masing-masing.
Jumat, 20 Maret 2026
Terlihat tiga petugas damkar mendekat ke titik api dengan perlengkapan pelindung, berusaha menahan api agar tidak meluas.
Jumat, 20 Maret 2026
Akibatnya, panitia terpaksa membuka tambahan tempat salat dengan memanfaatkan dua ruangan kelas untuk menampung jemaah yang terus berdatangan.
Jumat, 20 Maret 2026
Hingga laporan awal diterima pukul 16.25 WITA, BPBD menyebut seluruh data dampak masih dalam proses pendataan di lapangan.
Jumat, 20 Maret 2026
Debit Sungai Moutong meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga.
Jumat, 20 Maret 2026
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.25 WITA akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Kamis, 19 Maret 2026
Ribuan umat tampak memadati kawasan pesisir Pantai Segara Indah untuk mengikuti seluruh rangkaian ritual.
Kamis, 19 Maret 2026
Sejumlah tokoh Muhammadiyah tingkat wilayah dan daerah juga turut mengisi khutbah di berbagai titik.
Kamis, 19 Maret 2026
Erwin Burase mengatakan, tradisi ogoh-ogoh bukan sekadar atraksi budaya, tetapi memiliki makna spiritual kuat dalam rangkaian Nyepi.
Kamis, 19 Maret 2026
Aksi tersebut berlangsung di sepanjang Jl. Trans Sulawesi yang dipadati penonton dari berbagai kalangan.
Kamis, 19 Maret 2026
Sebanyak 22 ogoh-ogoh diarak sejauh kurang lebih 2,5 kilometer melintasi Jl. Trans Sulawesi dan menyedot perhatian.
Kamis, 19 Maret 2026
Belasan ogoh-ogoh diarak keliling wilayah Balinggi dengan diikuti umat Hindu dan masyarakat setempat.
Kamis, 19 Maret 2026
Dua ogoh-ogoh terlihat diarak melintasi pusat kota dan menarik perhatian warga.
Rabu, 18 Maret 2026
Warga akan banyak berkumpul di lokasi itu untuk menyaksikan pertunjukan ritual sekali dalam setahun itu.
Rabu, 18 Maret 2026