Sulteng Hari Ini
Curah Hujan Tinggi, Hasil Jagung Parigi Barat Tidak Maksimal
Kondisi tersebut berdampak langsung pada potensi hasil panen yang diperkirakan menurun drastis.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan tanaman jagung milik petani di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah tidak tumbuh dengan optimal.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada potensi hasil panen yang diperkirakan menurun drastis.
Sapri, seorang petani jagung setempat, mengatakan sebagian besar tanaman miliknya mengalami kerusakan karena kerap tergenang air.
"Tanaman banyak yang daunnya menguning dan batangnya lemah. Kalau terus begini, panennya pasti tidak maksimal," katanya saat ditemui di ladangnya, Kamis (8/5/2025).
Baca juga: Proyek Pipa Air Baku Dikecam, WALHI dan JATAM Soroti Ancaman Terhadap Petani
Ia menuturkan, pada musim tanam sebelumnya, hasil panen bisa mencapai puluhan kilo
Namun kini, kondisi ladang yang basah dan lembek membuat pertumbuhan tanaman terhambat.
"Biasanya saya bisa panen sampai 30 kilo Sekarang paling setengah dari itu," ucapnya.
Baca juga: Warga Bumi Raya dan Wita Ponda Tolak Pembangunan Pipa Air Baku Sungai Karaopa
Sapri juga mengeluhkan sulitnya melakukan perawatan rutin seperti pemupukan dan pembersihan gulma karena lahan becek dan alat sulit digunakan.
"Baru jalan saja sudah masuk ke tanah kaki. Saya jadi tidak bisa rawat tanaman secara maksimal," tambahnya.
Dia berharap ada pendampingan dari petugas penyuluh pertanian atau bantuan pemerintah daerah untuk mengantisipasi gagal panen.
"Kalau tidak ada bantuan, kami bisa rugi besar. Tanam lagi pun belum tentu berhasil," pungkasnya. (*)
| Kemenkum Sulteng Kawal Pemeriksaan Substantif IG Durian Nambo Banggai |
|
|---|
| FKMM Kecam Ilegal Logging di Hutan Desa Malei Poso, Minta Pelaku Ditindak Tegas |
|
|---|
| Sekdes Tamainusi Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR, Diduga Fasilitasi Rekening hingga Serahkan Uang |
|
|---|
| IGD RSUD Anuntaloko Tetap Respon Rujukan Pasien 24 Jam Meski di Luar Jam Kerja |
|
|---|
| PHK Massal Ancam Stabilitas Sosial-Ekonomi, Safri Desak Gubernur Panggil Manajemen PT GNI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/CH8SYF89S-YF89AS-Y89F-AFSA.jpg)